News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengurai Hegemoni dan Ketahanan: Perspektif Feminisme dalam Bingkai Konflik Iran-Amerika Serikat

Perspektif feminisme lintas batas (transnational feminism) menekankan pentingnya mendengarkan suara perempuan Iran secara langsung, alih-alih mendikte apa yang terbaik bagi mereka dari luar.
Senin, 27 April 2026 - 15:34 WIB
Wakil Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany.
Sumber :
  • Istimewa

Oleh: Najmi Mumtaza Rabbany
Mahasiswa Program Magister Departemen Ilmu Politik FISIP-UI

tvOnenews.com - Konflik geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) telah berpuluh-puluh tahun mendominasi panggung politik global. Analisis tradisional Hubungan Internasional umumnya membedah konflik ini melalui lensa realisme: perebutan pengaruh di Timur Tengah, program nuklir, dan unjuk kekuatan militer. Namun, narasi dominan ini sering kali buta terhadap realitas di tingkat akar rumput.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sinilah perspektif feminisme hadir untuk membongkar tatanan tersebut. Feminisme dalam Hubungan Internasional menolak gagasan bahwa negara adalah aktor tunggal yang netral gender, dan menyoroti bagaimana kebijakan tingkat tinggi seperti sanksi ekonomi dan retorika perang memiliki dampak yang sangat asimetris terhadap perempuan dan kelompok marginal (Enloe, 2014).

Sanksi Ekonomi sebagai Bentuk Kekerasan Berbasis Gender

Salah satu instrumen utama yang digunakan AS dalam melawan Iran adalah kebijakan sanksi ekonomi atau kampanye maximum pressure. Dalam kacamata keamanan tradisional, sanksi dianggap sebagai alternatif yang lebih manusiawi dan "damai" dibandingkan intervensi militer. Namun, perspektif feminisme membongkar mitos ini dengan menunjukkan bahwa sanksi ekonomi adalah bentuk kekerasan struktural yang berdampak langsung pada kelangsungan hidup harian, di mana perempuan menanggung beban terberatnya.

Ketika ekonomi makro Iran tercekik, inflasi meroket dan nilai mata uang anjlok, memicu krisis di sektor-sektor esensial seperti kesehatan dan kebutuhan pokok. Perempuan, yang secara struktural sering kali menjadi pengelola ekonomi rumah tangga, dipaksa untuk mencari cara bertahan hidup di tengah kelangkaan (Khosravi, 2017). Lebih jauh, kelangkaan obat-obatan yang diakibatkan oleh hambatan transaksi perbankan internasional secara langsung mengancam hak reproduksi dan kesehatan maternal perempuan Iran. Dalam hal ini, sanksi ekonomi bukanlah alat yang netral; ia beroperasi dengan mengeksploitasi kerentanan domestik yang sangat tergenderkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Membongkar Narasi "Imperialisme Feminis"

Selain dampak material, perspektif feminisme juga kritis terhadap retorika moral yang digunakan dalam konflik ini. Negara-negara Barat, termasuk AS, sering kali menggunakan narasi penderitaan perempuan di bawah rezim otoriter sebagai justifikasi untuk melakukan tekanan diplomatik atau bahkan intervensi. Retorika "menyelamatkan perempuan Timur Tengah" ini merupakan bentuk nyata dari apa yang disebut sebagai imperial feminism atau imperialisme feminis (Abu-Lughod, 2013).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral