News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PM Ukraina Sebut Putaran Baru Dialog Soal Mineral Kritis dengan AS Dimulai

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal pada Rabu (9/4) menyatakan putaran baru negosiasi dengan Amerika Serikat terkait kesepakatan mineral kritis akan dimulai pekan ini
Kamis, 10 April 2025 - 08:04 WIB
Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal pada Rabu (9/4) menyatakan putaran baru negosiasi dengan Amerika Serikat terkait kesepakatan mineral kritis akan dimulai pekan ini, dan delegasi teknis Ukraina pun akan berangkat ke AS untuk melakukan pembicaraan di tingkat teknis.

“Saat ini kami sedang dalam proses negosiasi dengan Amerika Serikat terkait perjanjian mineral, secara khusus, ini adalah kesepakatan mengenai peluncuran dana investasi,” ujar Shmyhal dalam konferensi pers di sela-sela kegiatan Dewan Asosiasi Uni Eropa-Ukraina di Brussels, mengutip Antara pada Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menekankan bahwa Ukraina memiliki sejumlah garis merah dalam perundingan tersebut.

“Yang pertama adalah Konstitusi kami. Kedua, aspirasi kami untuk bergabung dengan Uni Eropa dan komitmen kami terhadap integrasi Eropa. Jadi, ini juga menjadi garis merah, termasuk dalam konteks hukum internasional."

Shmyhal juga menegaskan bahwa perjanjian tersebut haruslah berbentuk kemitraan.

“Kesepakatan itu harus bersifat kemitraan. Artinya, dengan ketentuan yang setara bagi kedua belah pihak,” tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa Ukraina tengah membentuk delegasi teknis khusus dan bekerja sama dengan firma hukum internasional.

“Kami juga bekerja sama dengan firma hukum internasional, dan akan mengirimkan delegasi kami bersama para penasihat hukum ke Amerika Serikat pada akhir pekan ini. Saya kira negosiasi teknis akan berlangsung sepanjang akhir pekan dan pekan depan, dan kita akan melihat hasilnya setelah proses tersebut selesai.”

“Kami cukup optimistis karena kami yakin harus menemukan solusi agar perjanjian ini bisa terwujud. Saya percaya tim teknis kedua negara akan bekerja sama dengan baik.”

Perjanjian yang memungkinkan Amerika Serikat mengakses mineral tanah jarang (rare earth minerals) Ukraina semula dijadwalkan untuk ditandatangani di Gedung Putih pada akhir Februari.

Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah terjadi perbedaan pendapat yang cukup tajam antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Bulan lalu, Zelenskyy menyatakan bahwa AS telah mengirimkan rancangan baru perjanjian mineral yang “sangat berbeda” dari versi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Janjikan untuk Ukraina

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menegaskan kembali komitmen blok tersebut terhadap Ukraina.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT