News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter PPDS Unpad Diduga Perkosa Penunggu Pasien di RSHS, Disebut Sempat Tunggu Korban Sadar dari Obat Bius hingga Terpantau Mondar-mandir Dekat TKP

Dokter residen anestesi PPDS FK Unpad diduga memperkosa penunggu pasien atau anak pasien di RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin) Bandung.
Rabu, 9 April 2025 - 13:58 WIB
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS)
Sumber :
  • Cepi-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Dokter residen anestesi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran (Unpad) diduga memperkosa penunggu pasien atau anak pasien di RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin) Bandung.

Hal ini diketahui dari sebuah unggahan yang viral di media sosial. Bahkan, unggahan ini pun dibagikan oleh dokter sekaligus konten kreator @drg.mirza. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengirim unggahan tersebut menyebutkan dirinya memiliki bukti CCTV lengkap terkait kasus ini. 

“Jadi ada pasien bapak-bapak dirawat di ICU ditungguin sama anaknya (cewek). Pasiennya pre-op, perlu darah. Nah, sama si pelaku ditawarin ke anak pasien, crossmatch-nya sama saya saja biar cepat prosesnya,” tulisnya. 

tvonenews

Dia menyebut oknum dokter PPDS tersebut lalu membawa korban ke lantai 7 dan dia menyuruhnya untuk mengganti baju.

“Dibawalah pasien ke gedung MCHC lantai 7 which is gedung baru. Lantai 7-nya masih kosong. Di lantai 7 korban disuruh ganti baju pakai baju pasien. Terus dipasang akses IV,” ujarnya. 

“Menurut gue pasiennya juga enggak paham sih prosedur crossmatch kek gimana makannya manut-manut wae. Terus dimasukkin Midazolam terus terjadi. Kejadiannya tengah malam,” sambungnya. 

Unggahan tersebut menyebutkan jika oknum dokter PPDS itu sempat menunggu hingga korban tersadar dari obat bius.

“Si pelakunya itu nunggu sampai paseinnya agak sadar sekitar jam 4 pagi. Pelaku kelihatan poko e mondar-mandir di lorong lantai 7. Korbannya sadar sekitar jam 4/5 pagian terus kelihatan jalan di lorong lantai 7 tapi sambil agak sempoyongan gitu,” jelasnya.

“Terus abis crossmatch itu pasiennya tuh ngeluh kok yang sakit bukan cuma tangan bekas akses IV tapi di kemaluan juga sakit. Akhirnya si korban minta visum ke SPOG,” sambungnya. 

Bahkan, menurut unggahan itu, ditemukan bekas sperma berceceran di lantai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketahuanlah ada bekas sperma. Terus di MCHC 7 itu juga setelah dicek ada bekas sperma bercecer-cecer di lantai. Besoknya MCHC 7 dipasang police line,” tutupnya. 

Terkait hal ini, Unpad pun angkat bicara. Unpad akhirnya mengeluarkan dokter berinisial PIP itu menyusul dugaan keterlibatannya dalam kasus kekerasan seksual terhadap keluarga pasien.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral