Jakarta, tvOnenews.com - Tim Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mengamankan enam pria yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan terhadap tiga remaja di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi pada Jumat (14/3/2025) sekitar pukul 20.30 WIB.
“Pelaku yang berhasil diamankan berinisial MFR (17), D (17), OF (17), AA (18), ANM (18), RAH (18),” kata Susatyo, kepada wartawan, pada Sabtu (22/3/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP M. Firdaus mengungkapkan bahwa yang menjadi korban dalam peristiwa ini yakni AMF (18), AFM (15), dan MAP (16).
“Korban AMF mengalami memar disekujur tubuh, korban AFM mengalami luka memar di kepala dan disekujur tubuh, dan korban MAP mengalami luka di bagian tangan dan memar disekujur tubuh,” jelas Firdaus.
Lebih lanjut Firdaus mengatakan peristiwa ini terjadi tengah bermain ke wilayah Sunter untuk keperluan membeli jaket.
“Namun saat melintasi Jalan Kebon Kosang, Jakarta Pusat, korban diberhentikan oleh sekelompok remaja kurang lebih 30 orang. Lalu kelompok tesebut langsung menyerang korban,” ungkap Firdaus.
Kemudian pelaku juga mengambil satu unit motor dan ponsel milik korban. Setelahnya langsung melarikan diri meninggalkan korban.
“Setelahnya pelaku MFR berhasil diamankan ditempat kejadian oleh Personil Sat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat. Kemudian dilakukan pengembangan dan pelaku lainnya juga berhasil diamankan,” terang Firdaus.
Sementara itu Firdaus menyebutkan bahwa dalam penangkapan ini, pihak kepolisian juga mendapatkan barang bukti berupa satu unit motor milik korban dan empat unit ponsel milik pelaku.
“Kami juga masih melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lain yang terlibat dalam aksi kekerasan ini. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) karena beberapa pelaku masih berusia di bawah umur,” tukasnya.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
“Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” tegas Firdaus. (ars/raa)
Load more