Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan Presiden RI Prabowo Subianto segera meneken revisi Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang telah disahkan menjadi UU.
Meski demikian, dia mengaku tidak tahu kapan RUU TNI akan diteken Prabowo.
“Saya kira iya,” ujar Muzani di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025).
Muzani menjelaskan dalam RUU TNI diatur dengan jelas pembagian posisi di kementerian dan lembaga antara TNI aktif dan warga sipil.
Yakni, TNI aktif harus pensiun dari militer jika bertugas di 14 kementerian dan lembaga yang ditetapkan.
“Jadi UU TNI itu memperkuat posisi itu. Saya kira apa yang dikhwatirkan masyarakat sipil tidak terjadi. Karena UU TNI justru membatasi tentang kiprah maayarakat militer ketika dia memasuki dunia sipil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sekjen Partai Gerindra itu menekankan bahwa pengesahan RUU TNI ini tidak akan membuat dominasi militer di kementerian dan lembaga.
“Kehawatiran itu kan sudah dijawab dalam pengesahan UU itu. Bahwa apa yang dikhawatirkan adanya dominasi militer dalam kehidupan masyarakat sipil, itu sudah cukup jelas tidak terjadi,” tandas Muzani. (saa/muu)
Load more