News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa Diajak Objektif Menilai 100 Hari Prabowo Gibran

Peneliti Senior Progressive Democracy Watch (Prodewa) Rusman Nuryaman membeberkan beberapa catatan penting terkait 100 hari Prabowo Gibran.
Kamis, 6 Februari 2025 - 00:08 WIB
Acara Diskusi dengan Tema “Evaluasi dan Catatan Kinerja 100 Hari Prabowo Gibran” di Universitas Negeri Jakarta.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Peneliti Senior Progressive Democracy Watch (Prodewa) Rusman Nuryaman membeberkan beberapa catatan penting terkait 100 hari Prabowo Gibran

Hal tersebut disampaikan dalam acara Diskusi dengan Tema “Evaluasi dan Catatan Kinerja 100 Hari Prabowo Gibran” di Universitas Negeri Jakarta pada hari Senin (3/2/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, Kabinet Prabowo Gibran ini sudah banyak melakukan program yang baik untuk masyrakat, namun tentu banyak juga yang perlu di kritisi. 

Hal yang baik menurut beliau adalah terkait efesiensi anggaran, sehingga APBN bisa hemat lebih dari Rp300 triliun. 

“Penghematan anggaran yang lebih Rp300 T ini menurut saya bagus ya, agar pejabat kita tidak hedon dan sederhana sikap dan perlakuan nya. Di tambah juga karena memang lebih prioritas di alihkan untuk program yang menyentuh langsung masyrakat," ungkap Rusman dalam keterangannya, Kamis (6/2/2025). 

tvonenews

Selain itu makanan bergizi gratis juga sudah mulai dilaksanakan di beberapa daerah sehingga banyak anak pelajar yang merasakan manfaatnya.

Selain itu banyak juga catatan kritis terhadap kebijakan prabowo Gibran ini, yaitu isu kenaikan PPN 12%, Obesitas kabinet yang sehingga berpotensi tumpang tindih kewenangan hingga kelangkaan elpiji baru baru ini.

Selain itu, Peneliti senior Prodewa ini mengajak mahasiswa agar berpikir objektif dan rasional dalam menyikapi sesuatu, tidak terbawa arus dan opini publik semata.

“Mahasiswa sebagai kaum intelektual harus berpikir objektif dan rasional dalam menyikapi dinamika kebijakan pemerintah. Harus dilandasi kajian dan analisa. Jangan terbawa arus opini publik sehingga isu nya kopong, alias gak kuat,” tegas mantan aktivis mahasiswa ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga menyarankan mahasiswa harus tetap kritis tetapi dengan cara yang elegan, santun dan penuh wibawa.

"Bukan malah melakukam penghinaan dan fitnah adu domba apalagi sampai hoaks," tuturnya.(lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT