News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Hina Pedagang Es, Gus Miftah Dikuliti Netizen, Kali Ini Soal Tarif Dakwah: per 1,5 Jam Tembus Rp75 Juta

Pendakwah Gus Miftah belakangan ini sedang menjadi sorotan panas lantaran aksinya yang diduga menghina pedagang es teh di acara pengajiannya beberapa waktu lalu.
Kamis, 19 Desember 2024 - 08:56 WIB
Gus Miftah
Sumber :
  • YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah Gus Miftah belakangan ini sedang menjadi sorotan panas lantaran aksinya yang diduga menghina pedagang es teh di acara pengajiannya beberapa waktu lalu.

Atas hal tersebut, hujatan pun tak henti datang untuknya. Hingga kini netizen masih terus mengkuliti fakta tentang dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baru-baru ini warganet membongkar tarif yang didapatkan oleh Gus Miftah saat berdakwah.

Akun X @Stakof tampak membongkar tarid Gus Miftah yang tembus Rp75 juta.

"Tarif "Gus Kacamata Hitam" itu...

75juta/1,5jam. Saya pernah dengar dari panitia pengajian Gus Baha, amplop yang diberikan ke Gus asal Kragan, Rembang ini hanya dia isi... 2juta. Sudah ada kitab, penjelasannya bersanad, gak mau dijemput, dan ngajinya tahqiq.

Beda ya," cuit @Stakof dikutip Selasa (17/12/2024).

Akun tersebut juga mengatakan bahwa Rp75 juta itu belum termasuk biaya lainnya.

"Oiya, 75juta/1,5jam itu belum termasuk...

- Hotel

- Transportasi

- Makan

- Akomodasi Pendherek

- Riders yang mungkin perlu disiapkan," lanjutnya.

Tak hanya berbicara kosong, Rumail Abbas mengaku menyaksikan langsung mengenai tarif tersebut saat pengurus cabang PCNU ingin mengundang Gus Miftah.

"Untuk GM, saya saksi mata kala ada konco di PCNU kabupaten X mau ngundang. Untuk Gus Baha, itu tim @gayengco jadi saksinya. Informasi ini valid," ungkaonya.

Diberitakan sebelumnya, video lawas tentang Gus Miftah kembali viral.

Seperti video yang diunggah di akun TikTok @a.vang_as. Dalam video tersebut terlihat Gus Miftah yang diundang di acara Kick Andy.

Dalam video tersebut Andy F Noya tampak menanyakan soal pekerjaan Gus Miftah yang sebagai pendakwah.

"Kita gak punya pekerjaan karena bagi saya dakwah itu bukan profesi, tapi karena saya punya pesantren, orang manggil saya ustaz, orang manggil saya kiai," ucap Gus Miftah.

Mendengat jawaban Gus Miftah, Andy langsung memotong omongan tersebut. Ia menyinggung soal sebutan kiai yang disandang Gus Miftah.

"Tunggu, dakwah itu bukan pekerjaan," tanya Andy.

"Saya mengatakan dakwah itu bukan profesi. Tapi apapun profesinya harus berdakwah," jawab Gus Miftah.

"Kemudian Anda punya pondok pesantren. Gini, Anda mau meyakinkan saya bahwa Anda kiai, saya tidak gampang diyakinkan," lanjut Andy.

"Apalagi dengan penampilan seperti ini, penonton juga pasti yakin, mana mungkin kiai penampilannya seperti ini," tanya Andy lagi.

Mendapatkan pertanyaan bertubi-tubi, Gus Miftah tampak bercerita tentang pesantrennya.

Ia menyebut tidak meminta biaya kepada santri dan santriwati disana. 

Gus Miftah banhkan memberikan guyonan tengang penampilannya. Ia menyebut dirinya memiliki penampilan atletis namun berhati teletubbies.

Andy F. Noya kembali memberikan pertanyaan soal penampilan dan perilaku Gus Miftah yang kering ke klub malam.

"Orang-orang dengan penampilan seperti Anda ini harus diuji dulu."

"Apalagi saya dengar nih Anda sering keluyuran ke tempat-tempat hiburan, ke klub-klub malam. Bagaimana mungkin Anda seorang kiai, Anda punya pesantren, Anda justru lebih sering berkunjung ke klub malam, di tempat yang tidak layak lah," tanya Andy.

Kembali menjawab dengan guyonan, Gus Miftah tampak memplesetkan kegiatannya yang sering ke klub malam.

"Sebenarnya bukan klub malam sih. Puskesmas, Pusat Kesenangan Mas-Mas," jawab Gus Miftah.

Mendengar jawaban Gus Miftah, Andy pun tampak mengaku menyesal mengundangnya.

"Ini saya udah mulai nyesel. Jujur saya udah mulai nyesel. Siapa yang undang Anda sebenarnya ini," ucap host Kick Andy itu.

Diberitakan sebelumnya, Artis sensasional Nikita Mirzani ikut menanggapi soal kontroversi yang dilakukan oleh Gus Miftah baru-baru ini dalam sebuah acara pengajian.

Diketahui, baru-baru ini viral sebuah video yang menunjukkan Gus Miftah sedang mengolok-olok pedagang es teh bernama Sunhaji.

Dalam video yang beredar terlihat Gus Miftan mengucapkan kalimat kasar kelada Sunhaji.

Hal itu sontak membuat netizen geram dan menghujat Gus Miftah hingga dirinya mundur dari utusan Presiden.

Akibat aksi Gus Miftah, kini banyak orang yang memberikan bantuan kepada si penjual es teh.

Hal tersebut rupanya membuat artis Nikita Mirzani ikut angkat bicara. Ia bahkan menyindir soal orang yang memberi sumbangan namun harus dibuat konten sosial media.

"Gua sering bantu orang, tapi nggak gua story-in atau gua posting. Gua nggak butuh dipuji-puji. Kalau bantu ya bantu aja,” ujar Nikita Mirzani dalam akun media sosialnya.

Ia menyarankan agar lebih banyak orang yang memberikan bantuan untuk penyandang disabilitas atau korban bencana alam.

Dalam unggahannya juga Nikita Mirzani mengaku tak membenarkan apa yang dilakukan oleg Gus Miftah.

Meskipun demikian, wanita yang akrab disapa Nyai itu menyebut sosok Gus Miftah adalah orang yang baik.

“Gus Miftah itu memang gaya bicaranya begitu, tapi dia bukan orang jahat. Jangan karena satu kesalahan, kalian lupakan seribu kebaikan yang dia lakukan,” lanjut Nikmir.

Nikmir bahkan memberikan pujian kepada Gus Miftah sebagai pendakwah yang hebat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait kalimat kasar yang diucapkan oleh Gus Miftah, menurutnya hal tersebut hanyalah kalimat spontanitas yang terucap.

"Mungkin bahasanya aja yang kasar. Tapi kalian jangan gampang terprovokasi,” lanjutnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral