News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sopir Keluarga Lady, Dokter Koas Unsri Serahkan Diri ke Polisi Usai Lakukan Penganiayaan Terhadap Senior Majikannya

Polda Sumatera Selatan mengusut kasus pemukulan atau penganiayaan terhadap seorang dokter koas Universitas Sriwijaya (Unsri). Pelaku kini menyerahkan diri.
Sabtu, 14 Desember 2024 - 10:25 WIB
Pria berbaju merah pelaku penganiayaan terhadap dokter koas Universitas Sriwijaya (Unsri)
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Sumatera Selatan mengusut kasus pemukulan atau penganiayaan terhadap seorang dokter koas Universitas Sriwijaya (Unsri).

Diketahui, kasus ini merupakan pertengkaran antara dua dokter koas, junior dan senior. Adapun pihak junior adalah Lady, dan seniornya bernama Luthfi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter koas bernama Luthfi sebagai ketua membuat jadwal untuk kelompoknya yang sedang menjalankan kegiatannya di RSUD Siti Fatimah Palembang.

Namun, salah satu dokter koas lain bernama Lady tidak terima dengan jadwal itu dan meminta agar diubah.

Luthfi pun sudah mengubah jadwal jaga akhir tahun tersebut. Meski begitu, nampaknya Lady masih tidak terima dan melapor ke ibunya.

Akhirnya, sang ibu bernama Lina bertemu dengan Luthfi untuk membicarakan soal jadwal. Keduanya justru berakhir adu jotos.

Diketahui, pelaku pemukulan terhadap dokter koas Luthfi adalah D sopir dari Lina.

Kabid Humas polda Sumsel Kombes Pol Sunarto mengatakan, saat ini D sudah diamankan polisi.

"Update-nya, bahwa terduga, terlapor sudah berada di Unit 5 ya, di Subdit 3. Sudah datang tadi diantar oleh pengacaranya," kata Sunarto menjelaskan.

Sunarto mengungkapkan saat ini korban sedang berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan akibat pemukulan yang dilakukan sopir keluarga Lady.

"Korban sendiri sudah dilakukan pemeriksaan BAP di rumah sakit karena memang kondisinya sakit ya," ujar Sunarto menambahkan.

Sementara itu, kuasa hukum D Titis Rachmawati mengatakan, pihaknya sudah datang ke Polda Sumatera Selatan.

"Kami kuasa hukum dari Ibu Lina, selaku orang tua dari anaknya yang berinisial Ly, serta kuasa hukum dari saudara berinisial D selaku sopir dari klien kami yang telah melakukan dugaan tindak pidana, sebagaimana video yang saat ini beredar kepada korban," katanya.

Menurutnya, pihaknya ingin meluruskan masalah yang menyangkut kliennya itu.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video viral menunjukkan seorang dokter koas dipukuli oleh pria berbaju merah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, di video tersebut juga terlihat seorang perempuan yang nampak marah-marah. Selain itu, beberapa orang lain nampak berusaha melerai.

Diketahui kemudian, dokter koas itu adalah Luthfi, senior dari Lady. Sementara perempuan yang marah itu adalah ibu Lady bernama Lina.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral