News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mensos Blak-blakan Ungkap Kisruh Donasi, Gus Ipul Wanti-wanti Agus Salim: Fokus ke Pengobatan, Jangan yang Lain

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberi peringatan kepada Agus Salim soal kisruh donasi yang diberikan kepadanya. Ia mengingatkan Agus fokus pengobatan.
Sabtu, 7 Desember 2024 - 07:28 WIB
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di program One On One tvOne, bicara soal kisruh donasi Agus SalimJumat (6/12/2024)
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberi peringatan kepada Agus Salim soal kisruh donasi.

Diketahui, Agus Salim adalah korban penyiraman air keras oleh karyawannya. Akibat serangan itu, ia terluka dan matanya tidak bisa melihat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agus Salim kemudian viral dan membuat banyak orang bersimpati. Donasi kemudian terkumpul di dalam yayasan milik Pratiwi Novianthi, yakni Rumah Peduli Kemanusiaan.

Angka donasi itu pun cukup fantastis karena mencapai Rp1,5 miliar. Namun, yang menjadi masalah adalah Agus Salim bukannya menggunakan untuk berobat, malah untuk membayar utang bibinya.

Hal ini membuat para donatur geram dan berbalik menghujat korban penyiraman air keras itu.

Masalah tersebut semakin melebar hingga kini harus ditangani oleh Kementerian Sosial.

Gus Ipul pun blak-blakan masalah awal dari kisruh donasi yang melibatkan Agus Salim dan Pratiwi Novianthi atau Teh Novi ini.

Menurutnya, semua orang yang terlibat di dalam kisruh donasi ini adalah pihak yang memiliki niat baik, yakni membantu Agus Salim.

"Awalnya itu niat baik ingin membantu Agus Salim. Tapi karena mungkin juga ketidaktahuan bahwa proses-proses seperti ini ada ketentuan yg harus diikuti, ada regulasi yang diikuti sehingga menimbulkan suatu pandangan yang bebreda-beda dari satu dengan yang lain," ujar Gus Ipul, dalam program One On One tvOne, Jumat (6/12/2024).

Gus Ipul pun memahami bahwa orang Indonesia banyak yang dermawan dan suka membantu.

Namun, agar sebuah donasi bisa terjamin arahnya dan tidak merugikan pihak mana pun, perlu ada regulasi yang harus dipenuhi.

"Kita terbiasa untuk bisa saling membantu satu dengan yang lain. Tapi ingat, ketentuan donasi itu ada ketentuannya, ada aturan-aturannya. Di mana setiap pengumpulan itu harus mendapatkan izin," kata dia.

Dijelaskan olehnya, bahwa sebuah yayasan harus mendapatkan izin dari pemerintah kota/kabupaten jika cakupannya di dalam sebuah kota/kabupaten.

Selanjutnya, jika cakupannya antar kota/kabupaten maka harus mendatkan izin dari gubernur.

Kemudian, jika lebih luas lagi atau antar provinsi, maka pihak yayasan harus mendapatkan izin dari Kementerian Sosial.

Ia juga menjelaskan bahwa perizinan akhir bagi yayasan pengumpul donasi sangat mudah, bisa dilakukan melalui aplikasi.

"Kemudian yang juga penting, dalam izin itu dijelaskan maksud tujuannya dan dalam izin itu ada batas waktu selama tiga bulan kemudian nanti diperbaiki kembali," tambahnya

Adapun soal kisruh donasi Agus Salim, Gus Ipul menjelaskan saat ini masalahnya sudah selesai.

Kedua pihak yang bertikai pun sudah saling memahami dan donasi tetap akan diberikan kepada Agus Salim.

Meski demikian, Gus Ipul pun memberi peringatan kepada pria korban penyiraman air keras itu agar tidak menyalahgunakan uang donasi.

"Soal donasi, karena donasi itu diperuntukkan ke Mas Agus Salim, ya untuk pengobatan. Jangan untuk yang lain-lain dulu. Untuk pengobatan dulu," tegas dia.

Dirinya menegaskan bahwa penangana medis untuk luka yang dialami Agus Salim sangat penting.

Apalagi, luka paling parah terdapat di bagian mata yang berisiko menimbulkan buta permanen.

"Kita tadi sepakat seperti itu (penanganan medis). Nanti, kalau ada yang kurang-kurang kita perbaiki sambil jalan, terutama soal administrasi pengumpulan donasi itu," tambahnya.

Sementara itu, Agus Salim sudah mengaku bahwa dirinya salah paham soal penggunaan uang donasi.

Ia mengira jika sudah mendapatkan uangnya maka bebas digunakan untuk kebutuhan hidup dirinya.

Namun, kini ia telah berjanji bahwa uang donasi tersebut akan digunakan untuk pengobatan terlebih dulu sebelum hal lain. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral