News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Miftah Maki Penjual Es Teh, Gibran Malah Sering Borong Es Teh Buat Dibagikan ke Warga

Padahal Wapres Gibran Rakabuming Raka sering memborong dagangan para pedagang termasuk penjaja minuman es teh.
Rabu, 4 Desember 2024 - 12:36 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka
Sumber :
  • Setwapres

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan viral video pendakwah Gus Miftah soal candaannya dengan pedagang es teh keliling di media sosial. 

Dalam video tersebut, Gus Miftah tampak melontarkan candaan yang terkesan seperti mengolok-olok pedagang es tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal Wapres Gibran Rakabuming Raka sering memborong dagangan para pedagang termasuk penjaja minuman es teh.

Video Gibran menyuruh untuk membeli pedagang es tersebut pun viral lagi seiring dengan kemunculan video Gus Miftah yang mengolok-olok pedagang es saat berdakwah di Magelang. 

Bukan memborong, Gus Miftah malah menyebutnya goblok.

"Es tehmu sih akeh (masih banyak) nggak? Ya sana jual gob*lok," ujar Utusan Khusus Presiden RI tersebut.

"Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir," tambahnya.

Saat Gibran Rakabuming Raka menghadiri konser rakyat yang digelar Prabowo-Budiman (PRABU) di De Tjolomadoe, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/1/2024).

Saat naik ke panggung, ada momen dimana Gibran memborong es teh milik pedagang es keliling di sekitar panggung.

"Esnya Mas Gibran, esnya mas," teriak salah satu pedagang es di sana.

Gibran merespons dengan membeli seluruh es teh yang dibawa oleh puluhan pedagang di sana.

Tapi kala itu dia meminta masyarakat untuk sabar mengambil es teh dari pedagang tersebut.

"Kosik-kosik ojo dijipuk sek, nek durung dibayar mesake mas-masse gen dibayar sek (Sebentar, sebentar, jangan diambil dulu. Kalau belum dibayar kasihan mas-masnya. Biar dibayar dulu)," kata Gibran.

Setelah itu, kemudian acara dilanjutkan dengan satu lagu dari Dewa19.

Bukan kali itu saja Gibran memborong barang yang dijual pedagang. Gibran sering memborong dagangan para pedagang dan UMKM saat kunjungan kerja.

Berbeda dengan Gibran, Gus Miftah menuai kecaman karena mengolok-olok pedagang. Usai video yang viral tersebut, Gus Miftah langsung meminta maaf dan mengklarifikasi tidakannya tersebut.

"Dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kekhilafan saya saya memang sering bercanda dengan siapapun, maka untuk itu atas candaan kepada yang bersangkutan, saya akan meminta maaf secara langsung dan mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya," katanya dalam video yang diunggah Selebtubetv, Rabu (4/12/2024).

Dalam video tersebut, Gus Miftah juga mengaku ditegur oleh pihak Istana Kepresidenan, tepatnya langsung oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Inf Teddy Indra Wijaya.

"Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab, untuk lebih berhati-hati menyampaikan pendapat dan pidato di depan masayarakat umum," tegasnya.

Gus Miftah juga meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan akibat candaannya itu.
 
"Kemudian yang kedua kita juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini yang pertama terganggu dengan keadaan saya yang dinilai oleh masyarakat mungkin berlebihan. Untuk itu saya minta maaf, ini juga merupakan introspeksi bagi saya untuk lebih berhati-hati berbicara ke depan pabrik dan masyarakat," sambungnya.

Sebelumnya, viral video Gus Miftah yang menyebut kata "goblok" yang ditujukan kepada bapak-bapak penjual es teh. Mulanya, Gus Miftah bertanya apakah es teh yang dijual bapak itu masih banyak apa tidak.

Namun ketika penjual es teh mengatakan masih, ia malah meminta pedangan es teh itu untuk memasarkan dagangannya lagi.

"Es mu ijek okeh ra? masih? yo didol goblok (es mu masih banyak nggak? masih? ya dijual goblok," kata Gus Miftah sambil tertawa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ekspresi bapak penjual es teh itu tampak murung mendengar lelucon Gus Miftah tersebut. Namun, dia membalasnya dengan sedikit senyuman.

Sontak, sikap Gus Miftah itu ramai cibiran warganet. Bahkan, ada juga yang mengimbau untuk memboikot pendakwah tersebut. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral