News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Kabareskrim Dengan Tegas Sebut AKP Dadang Iskandar dengan Sengaja 'Bidik' Kepala AKP Ulil, Katanya.....

Mantan Kabareskrim Polri Tahun 2009-2011 Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi mengatakan AKP Dadang Iskandar diduga sengaja berniat membunuh AKP Ryanto Ulil Anshar.
Minggu, 24 November 2024 - 00:15 WIB
Kolase AKP Dadang Iskandar dan Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kabareskrim Polri Tahun 2009-2011 Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi mengatakan AKP Dadang Iskandar diduga sengaja berniat membunuh AKP Ryanto Ulil Anshar.

Ito menilai jika Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar tampak sudah terbisa menembak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau di kepala itu sudah bukan penembakan yang tidak disengaja, mungkin kalau di badan masih tidak untuk membunuh, tapi kalau di kepala pasti itu maksudnya adalah untuk membunuh yang bersangkutan," ungkap Ito Sumardi kepada tvOne, pada Sabtu (23/11/2024).

Rumah duka AKP Ryanto Ulil Anshar atau AKP Ulil yang tewas ditembak AKP Dadang Iskandar di Makassar
Rumah duka AKP Ryanto Ulil Anshar atau AKP Ulil yang tewas ditembak AKP Dadang Iskandar di Makassar
Sumber :
  • Wawan Setyawan/tvOne

 

Sehingga, menurutnya perlu didalami motif pelaku menembak AKP Ulil langsung ke arah kepala.

Termasuk hubungan pelaku dengan pemilik tambang atau galian c yang disebut-sebut menjadi penyebab pembunuhan AKP Ulil.

"Ini harus dilihat dari aspek psikologis, kemudian juga harus didalami si pemilik tambang itu, karena pemilik tambang ini, apakah betul selama ini dia memiliki kedekatan dengan si pelaku?," katanya.

"Kemudian dengan siapa saja yang mungkin bisa dikaitkan," tambahnya.

Menurut Ito, kasus ini memenuhi Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun dan paling berat hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

"Pasal 340 itu memenuhi, karena yang bersangkutan mungkin dihubungi oleh seseorang bahwa ada orang-orang yang terlibat (tambang ilegal) ditahan, sehingga dia menyiapkan diri untuk bisa ketemu yang di tempat pemeriksaan (TKP)," tuturnya.

Termasuk Pasal 282 KUHP tentang upaya menghalang-halangi atau memperintangi penyidikan, menurut Ito juga bisa dikenakan dalam kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu sudah masuk dalam ranahnya pemeriksaan oleh Reserse. Pada saat penembakan yang bersangkutan itu sedang memegang senjata, tentunya dalam keadaan dia emosi yang sangat labil, yang sedang marah dia langsung melepaskan tembakan bahkan saat melewati rumah dinas Kapolres," bebernya.

Botak Plontos, Ini Penampakan AKP Dadang Iskandar Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Penembakan AKP Ulil Ryanto Anshar di Sumbar
Botak Plontos, Ini Penampakan AKP Dadang Iskandar Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Penembakan AKP Ulil Ryanto Anshar di Sumbar
Sumber :
  • Iggoy el Fitra-Antara
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral