News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikenal Polisi Jujur dan Berprestasi, AKP Ulil Ryanto Terungkap Bakal Naik Pangkat Tahun Depan, Kini dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Terungkap ternyata korban polisi tembak polisi, AKP Ulil Ryanto Anshar bakal naik pangkat menjadi kompol tahun depan. Namun, ia harus tewas di tangan rekannya.
Sabtu, 23 November 2024 - 17:36 WIB
Rumah duka AKP Ryanto Ulil Anshar atau AKP Ulil yang tewas ditembak AKP Dadang Iskandar di Makassar
Sumber :
  • Wawan Setyawan/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Meninggalnya Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto menyebabkan duka yang mendalam bagi kerabat dan keluarganya. 

Diketahui, AKP Ulil Ryanto ditemukan bersimbah darah pada Jumat (22/11/2024) dini hari yakni pukul 00.43 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terungkap ternyata AKP Ulil Ryanto ditembak rekan kerjanya sendiri, yakni Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar.

Menjadi korban polisi tembak polisi, AKP Dadang Iskandar diduga menembak AKP Ulil Ryanto lantaran tak suka dengan caranya memberantas tambang ilegal.

Memang, semenjak diangkat menjadi Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, polisi 34 tahun itu gencar menangani banyak tambang ilegal bersama anak buahnya.

Namun, nampaknya perilaku AKP Ulil Ryanto itu tidak disukai oleh AKP Dadang Iskandar sampai berujung aksi polisi tembak polisi.

Setelah kematiannya, terungkap bahwa AKP Ulil Ryanto sebenarnya akan diberi kenaikan pangkat menjadi Kompol tahun depan.

Hal itu disampaikan oleh sepupunya, Fery Mangin saat ditemui awak media di rumah duka, Jumat lalu.

Adapun setelah kenaikan pangkat menjadi kompol, pria asal Makassar itu juga akan menikahi sang kekasih.

"Rencana mau menikah tahun depan, karena rencana tahun depan naik kompol," kata Fery Mangin.

Meski kini hal itu hanya rencana, setelah kepergiannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memutuskan untuk memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada AKP Ulil Ryanto.

Kapolri memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta itu karena AKP Ulil Ryanto meninggal ketika menjalankan tugasnya.

"Benar, Bapak Kapolri memberikan KPLB pada korban yang gugur saat bertugas," ujar Irwasum Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasteyo, Sabtu (23/11/2024).

Saat ini, kasus polisi tembak polisi ini masih didalami pihak kepolisian, termasuk motifnya pun belum bisa dipastikan secara detail.

Namun, jika terbukti benar korban ditembak karena pelaku melindungi tambang ilegal maka hal ini sudah pasti mencederai institusi Polri.

Pihak Propam Mabes Polri juga turun tangan mengusut kasus polisi tembak polisi yang dilakukan oleh AKP Dadang Iskandar ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolri pun menegaskan semua proses pemeriksaan akan dilakukan secara transparan.

"Terhadap pelanggaran yang tidak bisa ditolerir, saya minta tindak tegas," ujar Listyo Sigit. (iwh)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT