News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Terbaru Kasus Vina Cirebon, Iptu Rudiana Harus Siap-siap, Pengacara 7 Terpidana Bilang Ada Saksi Fakta Baru Dipanggil Polisi

Begini kabar terbaru kasus Vina Cirebon. Pengacara para terpidana, Jutek Bongso mengungkapkan perkembangan kasus saat ini dan adanya saksi fakta baru hadir.
Sabtu, 2 November 2024 - 14:07 WIB
Jutek Bongso
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar terbaru kasus Vina Cirebon, pengacara 7 terpidana Jutek Bongso blak-blakan kondisi pemeriksaan saat ini serta soal Iptu Rudiana.

Bareskrim Polri telah memanggil salah satu saksi dalam dugaan penganiayaan terpidana kasus Vina yang kini sedang menjalani masa tahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang diberitakan, para terpidana kasus Vina saat ini sudah selesai mengajukan peninjauan kembali (PK) dan hasil putusannya sedang dalam proses.

Jutek mengungkapkan, pemeriksaan terbaru dilakukan terhadap ayah salah satu terpidana, yakni ayah Eka Sandi.

Diketahui, Eka Sandi adalah salah satu terpidana kasus Vina yang memiliki adik bernama Aldi.

Eka Sandi dan Aldi sama-sama ditangkap polisi, salah satunya Iptu Rudiana atau ayah Eky dan dibawa ke Polresta Cirebon. Namun, Aldi akhirnya tidak dipenjara.

Di dalam sidang PK para terpidana, Aldi pun mengaku saat ditangkap Iptu Rudiana dan sampai di Polresta Cirebon dirinya dan beberapa pemuda lainnya mengalami penganiayaan.

Menurut Jutek, kehadiran ayah Eka Sandi dan Aldi adalah hal yang penting karena dirinya melihat langsung kondisi anak-anaknya setelah ditangkap polisi.

"Saksi fakta, karena dia yang melihat langsung kondisi Aldi. Dia yang mendengar langsung kondisi Aldi. Fisiknya lho ya, bukan karena kata orang lain. Menurut saya ini saksi yang sempurna, lho," ujar Jutek, dikutip Sabtu (2/11/2024).

Ia pun berharap agar kesaksian yang diberikan oleh ayah Eka Sandi dan Aldi itu didalami dengan baik.

Sementara itu, ia juga mengatakan bahwa saat ini laporan yang ditindaklanjuti oleh polisi hanya terhadap Iptu Rudiana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Jutek mengungkapkan pihak kuasa hukum para terpidana kasus Vina telah menyampaikan tiga laporan, yakni kesaksian palsu Aep dan Dede, Pasren dan Kahfi, serta penganiayaan yang dilakukan Iptu Rudiana.

"Kami layangkan dari bulan Juli yang lalu, artinya sudah berjalan empat bulan. Sampai hari ini amsih berjalan. Hari ini juga ada pemeriksaan saksi terhadap LP (laporan) yang kami layangkan. Tapi yang kami lihat berjalan itu hanya LP terhadap Pak Rudiana," ujar Jutek.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral