News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dede Segera Jadi Tersangka, Mabes Polri Harus Gerak Cepat karena Saksi Kasus Vina Itu Sudah Mengaku Terang-terangan Beri Kesaksian Palsu

Pengacara terpidana kasus Vina, Jutek Bongso meminta Mabes Polri agar segera menjadikan Dede tersangka. Sebab, saksi tersebut sudah mengaku memberikan bahwa..
Minggu, 1 September 2024 - 08:59 WIB
Sudah Dilaporkan Iptu Rudiana dan Aep, Saksi Kasus Vina Dede Tak Mau Ambil Pusing: Tinggal Dilawan
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara terpidana kasus Vina, Jutek Bongso meminta Mabes Polri agar segera menjadikan Dede tersangka.

Dede adalah salah satu saksi yang pada tahun 2016 mengatakan melihat kejadian pelemparan batu dan kejar-kejaran terhadap dua sejoli yakni Vina dan Eky oleh geng motor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, kini Dede sudah menarik keterangannya dan mengatakan bahwa kesaksian soal kejadian Vina dan Eky tahun 2016 adalah kebohongan.

Dede mengaku dipaksa memberikan kesaksian palsu soal kasus Vina oleh ayah Eky Iptu Rudiana serta Aep.

Sebelumnya, kuasa hukum terpidana kasus Vina dan Eky juga sudah melaporkan Dede, Aep, dan Iptu Rudiana ke polisi terkait dugaan kesaksian palsu tersebut.

Terkait hal itu, Jutek menilai agar Mabes Polri segera memeriksa Dede dan menetapkannya sebagai tersangka.

"Kami berharap segera menetapkan Dede untuk segera diperiksa, segera menetapkannya menjadi tersangka. Oleh karena kami melaporkan Dede ke Bareskrim itu sebelum dia mengaku di depan media dan datang ke Kang Dedi Mulyadi," kata Jutek dalam tayangan YouTube NusantaraTV, dikutip Minggu (1/9/2024).

Menurut Jutek, Dede sudah jelas-jelas mengaku di depan umum bahwa dirinya memberikan kesaksian palsu. Hal ini pun harus segera ditindaklanjuti oleh pihak Mabes Polri.

Jika Dede resmi dijadikan tersangka, maka kesaksian yang digunakan untuk menghukum para terpidana kasus Vina di tahun 2016 mestinya dinyatakan palsu.

Selain itu, Jutek juga mengatakan jika Dede ditetapkan tersangka, maka Aep juga akan secara otomatis memiliki status yang sama.

Sebab, pada tahun 2016 Dede memberikan kesaksian bersama dengan Aep soal adanya pelemparan batu dan kejar-kejaran terhadap Vina serta Eky.

Dijelaskan oleh Jutek, saat ini polisi masih dalam tahap penyelidikan yakni menemukan ada tidak unsur pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap agar polisi bisa menemukan unsur pidana, apalagi dengan adanya pengakuan Dede memberikan kesaksian palsu.

"Kita harapkan dalam penyelidikan ini outputnya menemukan bahwa ini ada pidana. Kalau menurut saya polisi nggak perlu berlama-lama, karena porses pidana itu langsung beasal dari Dede," ujar dia lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral