News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Lagi Video Dugaan Bullying di Kalangan Dokter, Kali Ini Disuruh Gigit HP 15 Menit hingga Makan 5 Buah Mengkudu

Viral lagi video dugaan bullying di kalangan dokter. Kali ini, dokter yang diduga dibully tersebut disuruh menggigit HP selama 15 menit hingga disuruh memakan 5 buah mengkudu.
Jumat, 30 Agustus 2024 - 09:45 WIB
Video dugaan bullying di kalangan dokter, disuruh gigit HP 15 menit
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Viral lagi video dugaan bullying di kalangan dokter. Kali ini, dokter yang diduga dibully tersebut disuruh menggigit HP selama 15 menit hingga disuruh memakan 5 buah mengkudu. 

Video dugaan bullying ini tersebar di berbagai media sosial seperti X, Instagram hingga TikTok. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan video yang dilihat tvOnenews.com dari akun Instagram @prabaniswara, tampak seorang pria sedang menggigit HP-nya. 

“Nama saya XXX izin mengirimkan video gigit HP 15 menit,” kata pria itu sebelum menggigit HP-nya. 

Setelah itu, pria tersebut langsung menggigit HP-nya. Dia tampak berusaha mempertahankan gigitannya. 

Pada unggahan berikutnya, tampak video seorang pria lainnya dengan piring di hadapannya. Pada piring itu terdapat 5 buah mengkudu. 

Pria tersebut tampak menggigit satu buah mengkudu yang diambilnya dari piring itu. 

Namun, baru saja satu gigitan, dia langsung pergi meninggalkan kameranya dan terdengar suara orang sedang muntah. Pasalnya, diketahui mengkudu adalah buah yang rasanya sangat pahit. 

Setelah itu, dia kembali ke kamera namun video lanjutannya terpotong. 

Akun @prabaniswara yang bercentang biru itu menuliskan, “Sudah banyak saya spill the tea. Kalau masih ada yang menganggap bullying sekarang itu normal, bukankah itu aneh? Apakah itu perlu? Apa iya melatih mental dengan begitu?”.

Akun @dhemit_is_back turut memviralkan video itu di X.

“Terima kasih Dokter Mirza, Dokter Marcellus Patria dan dokter lain yang speak up anti bullying. Sangat benar sekali dok. Kejahatan akan menang bila yang benar tidak melakukan apa-apa. Semoga kedepannya tidak ada lagi bullying,” tulisnya. 

Sebelumnya, pernah beredar juga tangkapan layar chat WhatsApp di kalangan dokter. 

Chat yang tersebar di dunia maya itu menampilkan chat diduga antara dokter senior dan dokter junior.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter itu menyuruh bawahannya untuk makan nasi padang 5 bungkus sekaligus. Seperti diketahui, 1 bungkus nasi padang porsinya cukup banyak dan mengenyangkan. 

"Nasi padang 1 utuh. Lauk: Sayur nangka, telur bulat, ayam pop. Jumlah 5 bungkus per orang. Share video kalian lagi makan itu 5 bungkus per orang di sini jam 14.00. Mengerti???," tulisnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral