News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yakin Kasus Vina adalah Kasus Pembunuhan, Jaksa Penuntut Umum Bocorkan Buktinya Mecengangkan

Persoalan kasus Vina Cirebon masih menyisahkan tanda tanya publik. Pasalnya, sebagian menganggap kasus Vina adalah kasus kecelakaan, bukan pembunuhan.
Sabtu, 3 Agustus 2024 - 02:56 WIB
Yakin Kasus Vina adalah Kasus Pembunuhan, Jaksa Penuntut Umum Gema Wahyudi Bocorkan Buktinya
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Persoalan kasus Vina Cirebon masih menyisahkan tanda tanya publik. Pasalnya, sebagian menganggap kasus Vina adalah kasus kecelakaan, bukan pembunuhan.

Namun, sebagian menyebutkan kasus Vina Cirebon merupakan kasus pembunuhan, hal itu juga senada dengan  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gema Wahyudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, JPU Gema Wahyudi yakin bahwa kasus Vina Cirebon dan Eki 2016 silam ini adalah kasus pembunuhan.

Hal tersebut berdasarkan dengan bukti-bukti yang ada dalam sidang perkara tahun 2016 silam.

Selain itu, dia juga sampaikan, bahwa Jaksa Penuntut Umum tetap teguh pendirian bahwa kasus peristiwa yang terjadi menimpa Vina Cirebon 8 tahun yang lalu adalah pembunuhan.

“Sejauh ini kita sudah melihat bersama-sama seperti apa, kami masih meyakini bahwa peristiwa ini adalah kasus pembunuhan bukan kecelakaan lalu linta seperti yang disampaikan pemohon,” ucap Gema Wahyudi.

Kemudian, dia berharap bahwa kebenaran akan segera terungkap dan pihaknya juga ingin mengetahui kejadian yang sebenarnya.

“Harapannya tentu saja, kebenaran akan terungkap, tentu saja kami ingin tahu ceritanya seperti apa, sesungguhnya tetapi sesuai dengan fakta-fakta yang kami yakini sampai saat ini kami tetap berkeyakinan bahwa kejadian ini adalah pembunuhan,” ucap Gema Wahyudi.

Pihak Jaksa Penuntut Umum juga tetap menolak 10 novum dikarenakan novum tersebut mengarah ke peristiwa kecelakaan lalu lintas.

Terkait dengan hal tersebut, tentunya pihak Jaksa Penuntut Umum menolak karena keyakinannya tetap pada peristiwa pembunuhan.

Kemudian, mengenai saksi kunci Dede dan Liga Akbar yang mencabut keterangannya pada kesaksian di tahun 2016 silam, Gema Wahyudi katakan, bahwa hal tersebut tidak ada relevansinya oleh pemohon PK yang menyatakan bahwa peristiwa tersebut adalah kecelakaan lalu lintas.

“Kami menilai hal tersebut tidak ada relevansinya dengan apa yang dimintakan oleh penasihat hukum pemohon PK yaitu kejadian ini adalah kejadian kecelakaan lalu lintas,” ujar Gema Wahyudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai dengan saat ini novum dan pengajuan PK Saka Tatal akan dilimpahkan kepada hakim Mahkamah Agung untuk penentuan perkara.

Demikianlah informasi mengenai Jaksa Penuntut Umum, Gema Wahyudi yang tetap meyakini bahwa kasus Vina Cirebon 2016 adalah pembunuhan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral