GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akankah Iptu Rudiana Hadir di Sidang PK Saka Tatal? Kuasa Hukum Sebut Ayah Eky Itu Harus Datang Tapi...

Kuasa hukum Iptu Rudiana, Pitra Romadoni Nasution menanggapi soal kemungkinan kliennya hadir di sidang PK Saka Tatal. Ia menjelaskan sebenarnya kliennya wajib..
Jumat, 2 Agustus 2024 - 14:15 WIB
Akankah Iptu Rudiana Hadir di Sidang PK Saka Tatal? Kuasa Hukum Sebut Ayah Eky Itu Harus Datang Tapi...
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum Iptu Rudiana, Pitra Romadoni Nasution menanggapi soal kemungkinan kliennya hadir di sidang PK Saka Tatal.

Sebelumnya ada usulan agar Iptu Rudiana ikut hadir di sidang PK Saka Tatal menjadi salah satu saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, Iptu Rudiana adalah pihak yang melaporkan kasus pembunuhan Vina dan Eky pada tahun 2016.

Iptu Rudiana pun dinilai bisa memberikan kejelasan soal carut marut kasus Vina yang selama delapan tahun terakhir tak kunjung berakhir.

Belakangan, Iptu Rudiana pun akhirnya muncul untuk memberikan sudut pandangnya soal kasus Vina. Namun, pernyataannya itu dinilai masih belum bisa meyakinkan banyak pihak soal kasus pembunuhan ini.

Terkait permintaan tersebut, kuasa hukum Iptu Rudiana, Pitra Romadoni pun mengatakan kliennya itu harus hadir di sidang PK Saka Tatal.

Namun, kehadiran Iptu Rudiana di sidang PK Saka Tatal harus dengan sebuah syarat yang paling penting.

Pitra mengatakan kliennya itu memang wajib hadir ke sidang PK Saka Tatal jika ada undangan dari pengadilan.

"Kalaupun ada panggilan daripada Mahkamah Agung terkait dengan perkara ini otomatis harus tunduk dan patuh kepada pengadilan karena memang itu adalah perintah daripada pengadilan," kata Pitra dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Jumat (2/8/2024).

Jika tidak ada undangan dari pengadilan untuk menjadi saksi, maka ayah Eky tersebut tidak bisa hadir.

Sebab, Iptu Rudiana pada tahun 2016 sudah hadir di sidang kasus Vina dan Eky.

Hal ini berarti kehadiran Iptu Rudiana bukanlah novum atau bukti baru dari kasus pembunuhan Vina dan Eky.

"Iptu Rudiana ini dahulunya sudah pernah dimintai keterangan baik di kepolisian maupun di Pengadilan Negeri Cirebon yang artinya Iptu Rudiana bukanlah novum baru yang bisa dijadikan sebagai alat bukti baru oleh pemohon PK ini," Pitra menambahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Novum yang dihadirkan dalam sidang PK haruslah hal baru yang belum pernah dibahas pada sidang pokok perkara sebelumnya.

Oleh karena itu, Pitra menegaskan bahwa tanpa adanya panggilan dari pengadilan maka kliennya itu tidak akan datang ke sidang PK yang dimaksud. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral