News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saksi Ahli Saka Tatal Singgung Surga dan Neraka, Kuasa Hukum Iptu Rudiana Sebut Saksi Tak Layak Dipertimbangkan MA

Saksi ahli Saka Tatal singgung soal surga dan neraka di sidang PK, kuasa hukum Iptu Rudiana, Pitra Romadoni Nasution singgung saksi tersebut tidak layak karena
Jumat, 2 Agustus 2024 - 11:56 WIB
Saksi Ahli Saka Tatal Singgung Surga dan Neraka, Kuasa Hukum Iptu Rudiana Sebut Saksi Tak Layak Dipertimbangkan MA
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Saksi ahli Saka Tatal singgung soal surga dan neraka di sidang PK, kuasa hukum Iptu Rudiana, Pitra Romadoni Nasution buka suara.

Di dalam sidang PK Saka Tatal, Kamis (1/8/2024) lalu, saksi ahli hukum pidana Mudzakkir memberikan keterangannya dan menyinggung soal pintu surga dan neraka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mudzakkir mengatakan semua aparat penegak hukum yang terlibat dalam kasus Vina dan Eky harusnya bersyukur dengan adanya sidang PK Saka Tatal.

Sebab, semua 'dosa' yang terjadi dalam penanganan kasus Vina dan Eky yang sudah lalu akan diralat di dalam proses sidang PK ini.

"Sebaliknya, bagi hakim yang salah dalam memutus praperadilan, pintu neraka dibuka, pintu surga ditutup," kata Mudzakkir, saat sidang PK Saka Tatal, Kamis lalu.

Mudzakkir mengatakan, yang terpenting dalam hukum yakni menemukan kebenaran yang hakiki, termasuk dalam kasus Vina dan Eky ini.

"Kebenaran hakiki itu di atas kebenaran materil, di atas satu langkah lagi demi keadilan berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa," kata dia lagi.

Kuasa hukum Iptu Rudiana, Pitra Romadoni Nasution pun menilai pernyataan itu tidak pantas diucapkan dalam sidang PK Saka Tatal.

Pitra mengatakan seorang ahli mestinya tidak membahas soal pribadi seseorang apalagi membahas soal surga dan neraka.

"Itu saya kira harus menjadi catatan oleh majelis hakim PK nantinya di Mahkamah Agung (MA) apakah layak untuk dijadikan bahan pertimbangan atau tidak," kata Pitra, dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi (AKIP), Jumat (2/8/2024).

Ia pun mengatakan bahwa menurut dirinya pribadi ahli hukum pidana di sidang PK Saka Tatal itu tidak layak.

"Kalau saya ditanya secara pribadi apakah yang bersangkutan ini layak dijadikan bahan pertimbangan dalam putusan itu, tentu tidak. Dan harus saya kesampingkan karena sudah menyerang internal pribadi," kata Pitra menambahkan.

Kuasa hukum Iptu Rudiana ini mengatakan seorang ahli yang independen harus berbicara dengan netral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembicaraan soal surga dan neraka menurut Pitra sangat tidak relevan dengan perkara yang sedang berlangsung.

"Itu kan kewenangan daripada ahli agama bukan ahli pidana," kata dia lagi. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral