News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNN Duga Ratusan Kilogram Sabu dan Ekstasi Berasal dari Sindikat Golden Triangle

Sabu seberat 218,46 kg dan 16.586 butir ekstasi bersumber dari sindikat Golden Triangle, yang merupakan penghasil sabu-sabu terbesar di Asia Tenggara
Senin, 17 Januari 2022 - 16:06 WIB
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Petrus Reinhard Golose saat konferensi pers di Kantor BNN, Jakarta
Sumber :
  • Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Petrus Reinhard Golose dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Ruang Ahmad Dahlan Kantor BNN, Jakarta, Senin (17/1/2022). ANTARA/Putu Indah Savitri

Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Petrus Reinhard Golose menduga, 218,46 kg sabu-sabu dan 16.586 butir ekstasi bersumber dari sindikat Golden Triangle, yang merupakan penghasil sabu-sabu terbesar di Asia Tenggara.

"Kalau dari cover-nya, itu pasti berasal dari Golden Triangle seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya," kata Golose kepada wartawan di Ruang Ahmad Dahlan Kantor BNN RI, Jakarta Timur, Senin (17/1/2022).

Adapun yang menjadi ciri khas dari cover atau bungkus sabu-sabu milik Golden Triangle adalah menggunakan bungkus teh China. Akan tetapi, kata Golose melanjutkan, terdapat motif jenis baru, yakni bungkus dengan motif batik.

Dugaan yang serupa juga berlaku pada 16.586 butir ekstasi yang petugas BNN ungkap pada operasi mereka di daerah Dumai, Provinsi Riau pada Sabtu (8/1/2022). Golose mengatakan, berdasarkan pengamatannya terkait kualitas cetakan pada butir ekstasi tersebut, kemungkinan besar juga berasal dari Golden Triangle.

"Kalau kita lihat di ekstasinya, dulu banyak juga clandestine laboratories (laboratorium gelap narkoba, red.) di Indonesia. Tapi, kalau kita lihat dari cetakan sebagus ini, ini cetakannya Golden Triangle. Berarti ada juga demand (permintaan ekstasi, red.) dari dalam negeri," ucap dia.

Golden Triangle merupakan kawasan segitiga emas yang menjadi pusat produksi berbagai jenis narkotika di Asia Tenggara dan berlokasi di wilayah pedalaman dan pegunungan di bagian utara Myanmar, Thailand, dan Laos.

Hingga saat ini, pihak BNN masih berupaya untuk terus mengembangkan kasus dan mengungkap jaringan kejahatan narkotika lainnya di Indonesia, khususnya untuk melihat berbagai jalur masuk yang digunakan oleh sindikat narkoba ke Indonesia.

Golose juga mengatakan bahwa yang menjadi perhatian saat ini adalah penguatan kerja sama internasional dalam rangka mengungkap para pelaku tindak kriminal transnasional, khususnya terkait dengan operasi antinarkotika.

Negara-negara yang berada di sekitar Golden Triangle, tutur ia melanjutkan, mengalami kesulitan untuk mengendalikan sindikat tersebut.

"Karena rata-rata pemberontak di sana juga berdekatan dengan perbatasan yang menjadi hotspot. Itu juga banyak membuat clandestine laboratories ini, dan hasilnya dilempar ke Indonesia," tutur Golose.

Oleh karena itu, Golose menegaskan pentingnya untuk terus bekerja sama dan menegakkan komitmen dalam aksi pencegahan dan pemberantasan narkoba.

"Kita berharap bisa melakukan lagi upaya-upaya yang lain, yang bisa kita lakukan dengan negara-negara lain, terutama di Golden Triangle,” ucap dia. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral