News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Politik Beberkan Prabowo Effect di Pilgub Jateng Meroket, Sejumlah Calon Gerindra Bakal Dapat Berkahnya

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat menyoroti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng), dengan adanya efek Prabowo Subianto.
Kamis, 4 Juli 2024 - 01:44 WIB
Prabowo Subianto
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat menyoroti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng), dengan adanya efek Prabowo Subianto.

Dia menilai Prabowo effect bakal sangat menentukan konstelasi politik di Pilgub Jateng 2024. Prabowo memiliki popularitas, basis pendukung yang loyal dan juga mesin partai politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo effect merujuk pada pengaruh kuat dari Prabowo sebagai Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra. Dengan kapasitas tersebut, Prabowo memiliki akses sumber daya politik dan pemerintahan.

Menurut Cecep, political appointment Prabowo adalah dengan menempatkan orang-orangnya di jabatan strategis, yang sesuai dengan visi-misinya untuk mengeksekusi program dan kebijakan untuk meningkatkan popularitasnya.

"Lalu siapa kandidat yang dapat efeknya?" kata Cecep Hidayat saat dihubungi wartawan, Rabu (3/7/2024).

Sejauh ini, sejumlah DPC Gerindra Jateng bulat menyatakan dukungannya kepada Sudaryono yang notabene adalah Ketua DPD Gerindra Jateng, untuk dicalonkan sebagai cagub Jateng.   

Menurut Cecep, Prabowo sebagai Ketum Gerindra tentu berkepentingan untuk mengusung kadernya sendiri di Pilgub Jateng.

Dia mengatakan sosok Sudaryono yang saat ini sebagai Ketua DPD Gerindra Jateng bukan orang asing bagi Prabowo.

"Keinginan kuat Gerindra mereka ingin mendukung Sudaryono, Ketua DPD Gerindra Jateng (sebagai cagub). Apalagi Sudaryono ini kan kandidat kuat yang bisa mendapat dukungan kuat dari Prabowo," ujarnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila mesin politik Gerindra ini berjalan, kata Cecep, bukan tidak mungkin Gerindra akan mencalonkan Sudaryono sebagai Cagub Jateng, bersanding dengan nama lain sebagai cawagub yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM). 

Dia meyakini Prabowo effect secara umum akan memberikan efek siginifikan bagi Gerindra dan calon yang diusung di Pilkada 2024.

"Dukungan prabowo diharapkan mendukung elektabilitas calon, kalau nanti diberikan ke Sudaryono," ungkapnya

Sebelumnya, sejumlah nama mengemuka sebagai bakal calon pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang akan digelar di Pilkada serentak bulan November 2024 mendatang.

Mereka berebut simpati warga Jateng dan restu partai politik agar diusung di pilkada mendatang.

Menariknya, dari 4 Pilgub di Pulau Jawa yang digelar serentak pada November mendatang, hanya Jawa Tengah yang tak memiliki calon petahana, selepas Ganjar Pranowo yang sudah dua periode menjabat. Nama-nama baru pun mencuat untuk kandidat Jateng 1.

Di luar itu, meskipun Jawa Tengah dikenal sebagai 'Kandang Banteng', konstelasi politik di Pilkada Jateng pasca Pilpres 2024 menarik diamati, karena figur Prabowo Subianto, Presiden terpilih sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra.

Faktanya, Prabowo yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka berhasil unggul telak atas dua rivalnya, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Jawa Tengah pada Pilpres 2024 lalu. Sehingga faktor Prabowo 'effect' di Pilgub Jateng menjadi variabel penting.(lgn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT