News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Pembunuhan Disertai Mutilasi di Garut Turut Serta Disebut Lakukan Aksi Kanibal, Ini Faktanya...

Polisi tengah mendalami peristiwa pembunuhan disertai mutilasi di Kampung Bantar Limus, Desa Sancang, Cibalong, Garut, Jawa Barat pada Minggu (30/6/2024).
Selasa, 2 Juli 2024 - 17:41 WIB
Polisi mengevakuasi jasad pembunuhan disertai mutilasi di Garut, Jawa Barat
Sumber :
  • Dok. tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi tengah mendalami peristiwa pembunuhan disertai mutilasi di Kampung Bantar Limus, Desa Sancang, Cibalong, Garut, Jawa Barat pada Minggu (30/6/2024).

Dalam perkembangan kasus tersebut Kasie Humas Polres Garut, Iptu Adi Susilo mengatakan pihaknya telah menangkap seorang pelaku mutilasi tersebut yakni pria berinisial E.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya saat ini polisi tengah melakukan koordinasi dengan psikiater dalam melakukan proses pengecekan kesehatan jiwa dari pelaku.

"Biasanya 3 sampai 5 hari kalau yang sudah-sudah. Tapi enggak kalau ini, tergantung rumah sakitnya," kata Adi kepada awak media saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (2/7/2024).

Identitas Korban Pembunuhan dan Mutilasi Masih Misterius

Adi Susilo menjelaskan saat ini kepolisian masih melakukan serangkaian pemeriksaan korban pembunuhan dan mutilasi itu.

Menurutnya pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan identitas dari korban pembunuhan dan mutilasi itu.

"Kita juga soalnya data diri atau identitas itu nggak ada. Kemudian sampai sekarang itu tidak ada warga yang melapor ke Polsek atau Polres gitu kan," katanya.

Tak hanya itu, Adi mersepons informasi jika korban pembunuhan dan mutiliasinitu merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Namun, pihaknya belum dapat menyimpulkan sepenuhnya terkait identitas dari korban pembunuhan dan mutilasi tersebut.

"Dari keterangan masyarakat aja itu, ODGJ itu dari masyarakat lah ya, bukan dari kita, dari warga sekitar," katanya.

Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Disebut Lakukan Aksi Kaniba

Di sisi lain, Adi merespons adanya video yang disebut pelaku pembunuhan disertai mutilasi itu merupakan sosok kanibal.

Pasalnya, viral video detik-detik sebelum aksi pembunuhan dan mutilasi itu antara korban dan pelaku pada sejumlah akun media sosial instagram.

Didapati narasi video tersebut berupa pelaku yang sempat melakukan aksi kanibal terhadap jasad dari korbannya yang telah terpotong dalam beberapa bagian itu.

"Kayak mencicipi atau apalah bahasanya, nggak makan kayak kita makan nasi, bukan kayak gitu," kata Adi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adi menuturkan terduga pelaku pun selaiknya orang umum dengan mengkonsumsi makanan berupa nasi.

Hal itu didapati ya saat polisi menahan pelaku dan memberinya nasi yang menjadi santapannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral