News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Mengejutkan Saksi Kasus Vina saat Ditekan Penyidik Tahun 2016, Jika Melawan Diancam akan Diseret Jadi Pelaku

Saksi kasus pembunuhan Vina dan Eky tahun 2016 lalu, Pramudya muncul membeberkan cerita bahwa dirinya sempat ditekan penyidik saat pemeriksaan tahun 2016 lalu.
Rabu, 12 Juni 2024 - 07:20 WIB
Cerita Mengejutkan Saksi Kasus Vina saat Ditekan Penyidik, Jika Melawan Diancam akan Diseret Jadi Pelaku
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu saksi kasus pembunuhan Vina dan Eky, Pramudya muncul dan membeberkan cerita mengejutkan saat dirinya ditekan penyidik tahun 2016 lalu.

Pada Selasa (11/6/2024) salah satu saksi kasus Vina dan Eky, Pramudya mendatangi Polda Jabar untuk mengubah kesaksiannya di BAP pada tahun 2016 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata, alasan dirinya mengubah BAP adalah karena saat diperiksa tahun 2016 soal kematian Vina dan Eky, ia sempat diancam sehingga memberikan keterangan yang tidak sesuai fakta.

Pramudya mengaku, pihak pengancam adalah penyidik yang saat itu menanyai dirinya soal kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Ia diancam jika tidak memberi keterangan sesuai dengan keinginan penyidik, maka akan ikut jadi tersangka dalam kasus pembunuhan ini.

Di dalam BAP tahun 2016, Pramudya memberikan keterangan bahwa dirinya tidak ikut tidur dengan kelima terpidana di rumah Ketua RT.

Padahal, fakta sebenarnya, ia ikut tidur bersama dengan kelima terpidana setelah malam harinya mabuk karena minuman keras.

"(Faktanya) bahwa saya di rumah Pak RT, (di BAP lama) bahwa saya dulu tidak tidur di rumah Pak RT," kata Pramudya, ditemui wartawan di Polda Jabar, Selasa.

Ia menjelaskan mendapat banyak tekanan saat memberikan keterangan pada tahun 2016 lalu.

"Dulu ditekan sama pihak penyidik, 'kalau kamu (mengaku) tidur di rumah Pak RT nanti kamu terseret', bilangnya begitu," kata Pramudya menjelaskan.

Pada tahun 2016 lalu, ia tentunya merasa sangat takut diancam oleh penyidik.

Belum lagi, saat itu ia masih sangat muda sehingga tidak berani melawan pihak yang sedang memeriksanya.

Berdasarkan keterangan baru dari Pramudya, ia mengaku tidur bersama dengan kelima terpidana di rumah Ketua RT.

Selain itu, di rumah Ketua RT tersebut juga ada sekitar 10 orang pemuda lainnya. 

Jika kesaksian Pramudya ini bisa dibuktikan, maka kelima terpidana berada di rumah Ketua RT pada malam kematian Vina dan Eky tahun 2016 silam. 

Sementara itu, pembunuhan Vina disebut di sebuah lahan kosong di dekat SMP Negeri 11 Cirebon. (iwh) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekan Depan Dewas KPK Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Etik Terhadap Penyidik Dalam Kasus Bobby Nasution

Pekan Depan Dewas KPK Akan Umumkan Hasil Pemeriksaan Etik Terhadap Penyidik Dalam Kasus Bobby Nasution

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) malaporkan update terbaru terkait dengan laporan dugaan pelanggaran etik penyidik KPK.
Masa Cekal Yaqut Cholil Diperpanjang? Ini Kata KPK

Masa Cekal Yaqut Cholil Diperpanjang? Ini Kata KPK

KPK belum memastikan untuk perpanjang masa cekal terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 di Kementerian Agama (Kemenag).
KPK Berpeluang Periksa Pihak Lain Dalam Kasus Bank BJB

KPK Berpeluang Periksa Pihak Lain Dalam Kasus Bank BJB

KPK berpeluang untuk memeriksa pihak lain dalam dugaan kasus korupsi pengadaan iklan di Bank BJB.
Ini Lokasi SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Kamis 8 Januari 2026

Ini Lokasi SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Kamis 8 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Kamis (8/1/2026).
Ini Lokasi SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Kamis 8 Januari 2026

Ini Lokasi SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Kamis 8 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Kamis (8/1/2026).
Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Presiden RI, Prabowo Subianto, memberi penekanan keras pada percepatan elektrifikasi nasional setelah terungkap masih ada ribuan desa di Indonesia yang belum menikmati aliran listrik.

Trending

Kabar Baik Diterima Chelsea! Cole Palmer Dipastikan Siap Main Lawan Fulham

Kabar Baik Diterima Chelsea! Cole Palmer Dipastikan Siap Main Lawan Fulham

Pelatih sementara Chelsea, Calum McFarlane, memastikan gelandang serang andalannya, Cole Palmer, siap dimainkan saat The Blues bertandang ke markas Fulham pada lanjutan pekan ke-21 Liga Inggris 2025/2026
Resmi Bercerai, Ini Bagian Harta Gono-Gini Ridwan Kamil-Atalia Praratya

Resmi Bercerai, Ini Bagian Harta Gono-Gini Ridwan Kamil-Atalia Praratya

Eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmi bercerai dengan Atalia Praratya usai diputus oleh Pengadilan Agama (PA) Bandung.
Hansi Flick Buka Suara Jelang Semifinal Piala Super Spanyol, Barcelona Tak Mau Gagal Pertahankan Gelar

Hansi Flick Buka Suara Jelang Semifinal Piala Super Spanyol, Barcelona Tak Mau Gagal Pertahankan Gelar

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan target timnya untuk mempertahankan gelar juara Piala Super Spanyol.
Juventus Terima Kabar Buruk soal Federico Chiesa, Liverpool Ambil Langkah Begini di Bursa Transfer Januari

Juventus Terima Kabar Buruk soal Federico Chiesa, Liverpool Ambil Langkah Begini di Bursa Transfer Januari

Juventus tampaknya menerima kabar buruk soal upaya mereka mengembalikan Federico Chiesa. Liverpool dikabarkan enggan untuk melepasnya dengan mudah.
Prediksi Manchester United vs Burnley 8 Januari 2026, Era Baru Pasca Ruben Amorim MU Dijagokan?

Prediksi Manchester United vs Burnley 8 Januari 2026, Era Baru Pasca Ruben Amorim MU Dijagokan?

Era baru Manchester United dimulai pada tengah pekan ini. Tanpa Ruben Amorim, MU dijadwalkan bertanding melawan Burnley pada 8 Januari 2026. Begini prediksinya.
Setahun Lebih Menanti Keadilan, Kasus Peluru Nyasar yang Melukai Pelajar MTs Padang Pariaman Masuk Tahap Pemeriksaan Saksi

Setahun Lebih Menanti Keadilan, Kasus Peluru Nyasar yang Melukai Pelajar MTs Padang Pariaman Masuk Tahap Pemeriksaan Saksi

Setelah lebih dari satu tahun melalui proses panjang penyelidikan hingga penyidikan, kasus peluru nyasar yang melukai seorang pelajar MTs di Padang Pariaman akhirnya memasuki tahapan krusial di pengadilan.
Belum Juga Debut di Timnas Indonesia, John Herdman Sudah Resmi Kehilangan Dua Pemain Penting Ini

Belum Juga Debut di Timnas Indonesia, John Herdman Sudah Resmi Kehilangan Dua Pemain Penting Ini

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, resmi kehilangan dua pemain pentingnya jelang laga debut. Ini karena hukuman yang diberikan oleh FIFA.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT