GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengacara Pegi Setiawan Geram Polisi Diduga Hapus Status Facebook Kliennya: Tidak Fair, Akan Kami Laporkan ke Propam

Status Facebook milik Pegi Setiawan mendadak hilang setelah sempat viral, pihak pengacara mempertanyakan dugaan penyidik menghapus status tersebut ancam akan..
Selasa, 11 Juni 2024 - 08:24 WIB
Viral Status Facebook Pegi Setiawan Sebelum Terlibat Kasus Vina, Pernah Unggah Hal-hal Ini di Tahun 2016
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara tersangka kasus pembunuhan Vina, Pegi Setiawan geram karena polisi diduga hapus status Facebook kliennya. Ancam akan laporkan ke Propram Polri.

Sebelumnya, status Facebook Pegi Setiawan viral karena menunjukkan keberadaan pria tersebut di waktu berdekatan dengan kematian Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama Agustus dan September 2016, terungkap bahwa Pegi Setiawan sedang ada di Bandung, bukan Cirebon tempat terjadinya kasus Vina dan Eky.

Meski demikian, kini semua status Facebook milik Pegi Setiawan itu sudah hilang. Tak diketahui siapa pihak yang menghapusnya.

Menurut pengacara Pegi, Toni RM, ada dugaan bahwa polisi adalah pihak yang menghapus status Facebook kliennya itu.

Sebab, baru-baru ini Pegi mengakui penyidik meminta password atau kata sandi dari akun Facebook miliknya.

"Artinya, kalau berdasarkan keterangan Pegi, lalu siapa lagi yang mengacak-acak akun Facebook-nya? Karena Pegi menyampaikan ke saya penyidik minta password akun Facebook-nya itu," kata Toni, dikutip Selasa (11/6/2024).

Menurutnya, jika benar penyidik adalah pihak yang menghapus sejumlah status Facebook Pegi, maka ada ketidak adilan dalam penyelidikan kasus Vina dan Eky ini.

"Dengan kejadian ini saya menilai, bahwa penyidik ini tidak fair. Harusnya biarkan saja apa adanya kalau memang tidak mau mencari-cari kesalahan yang memaksakan," kata Toni menegaskan.

Ia menilai, dengan adanya fakta ini, maka publik semakin mencurigai ada intervensi yang dilakukan demi menyalahkan Pegi.

"Jadi justru masyarakat Indonesia dengan adanya informasi seperti ini, semakin mencurgiai bahwa sesuatu yang menunjukkan Pegi Setiawan tidak berada di lokasi malah dihilangkan," kata dia lagi.

Terkait dugaan penghapusan status tersebut, Toni menegaskan pihaknya akan melaporkan penyidik ke Propam Polri.

"Tidak fair ini. Makanya kami akan melakukan upaya untuk melaporkan masalah ini kepada Propam," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Pegi Setiawan ditangkap polisi dan dijadikan tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi tahun 2016 lalu.

Namun, sejumlah rekan Pegi sesama kuli bangunan mengungkapkan bahwa pria 27 tahun itu berada di Bandung saat malam kematian Vina dan Eky.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral