News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri CCTV Kasus Vina dan Eky Tak Pernah Dihadirkan di Persidangan, Kuasa Hukum Saka Tatal Ungkap Keterangan Saksi Kepolisian Ternyata Tidak...

Rekaman CCTV kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon tidak pernah diungkapkan di persidangan selama ini, ternyata begini pengakuan dari kuasa hukum Saka Tatal.
Rabu, 5 Juni 2024 - 12:07 WIB
Kuasa hukum Saka Tatal ungkap misteri CCTV Kasus Vina Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Kelanjutan kasus pembunuhan Vina Cirebon masih terus membuat publik kian penasaran.

Berbagai fakta dan spekulasi baru terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky terus bermunculan seiring berjalannya waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Update terbaru, kemunculan rekaman yang diduga merupakan CCTV TKP dari kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terungkap setelah 8 tahun semakin menggegerkan.

Rekaman CCTV yang beredar di media sosial berupa gambar tangkapan layar yang diduga merupakan detik-detik pembunuhan Vina dan Eky. 

Gambar tersebut menampilkan sekelompok orang mengendarai motor sedang melintas di Jembatan Talun Cirebon, dimana Vina dan Eky ditemukan tak bernyawa pada 2016 silam.

Pada foto CCTV tersebut terlihat ada lebih dari 10 orang dan salah satu foto menunjukkan ada pemotor yang memegang benda yang diduga balok kayu panjang.

Sayangnya, sampai saat ini rekaman CCTV tersebut masih belum dikonfirmasi kebenarannya.

Sebelumnya, kuasa hukum dari 5 terpidana juga menyatakan jika pihaknya sempat mempertanyakan alasan rekaman CCTV yang tidak dihadirkan di persidangan selama ini.

Hal ini juga menimbulkan pertanyaan dari publik mengapa rekaman diduga CCTV kasus Vina Cirebon baru terungkap sekarang.

Kuasa hukum Saka Tatal, Titin Prialianti, akhirnya buka suara terkait alasan CCTV di lokasi pembunuhan Vina dan Eky tidak pernah diungkap di persidangan.

Menurut pengakuan Titin, setidaknya ada lima hingga tujuh titik CCTV di sepanjang TKP pembunuhan Vina dan Eky pada tahun 2016 silam.

Ia bahkan mengkonfirmasi setidaknya terdapat lima CCTV yang bisa ditemukan sepanjang Jembatan Layang Talun hingga SMP Negeri 11 Kota Cirebon. Namun, tak satupun bukti CCTV dihadirkan dalam persidangan.

Pada saat itu saksi dari pihak kepolisian mengaku jika CCTV gelap dan Polres Cirebon Kota tidak memiliki ahli untuk membukannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat itu menanyakan apakah dari pihak kepolisian tidak mencoba mencari rekaman CCTV, membuka rekaman CCTV? Dijawab waktu itu sudah dibuka tetapi gelap, keterangan saksi dari kepolisian," ungkap Titin Prialianti dalam sebuah wawancara.

Namun, keterangan tersebut berbeda dengan jawaban  saksi lainnya yang mengatakan jika CCTV tidak bisa dibuka karena anggota Polres Cirebon Kota tidak ada yang memiliki keahlian membuka rekaman CCTV.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT