News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggy Umbara Blak-Blakan Soal 3 Pelaku yang Disebut Masih DPO, Ternyata Saat Pembuatan Film Vina....

Sutradara film Vina: Sebelum 7 Hari, Anggy Umbara blak-blakan mengungkapkan soal tiga pelaku yang saat pembuatan film masih buron atau DPO kasus pembunuhan.
Kamis, 23 Mei 2024 - 12:11 WIB
Kolase Foto Anggy Umbara dan Pemeran Vina
Sumber :
  • Instagram @vinasebelum7hari.movie dan YouTube RJL 5 - Fajar Aditya

Jakarta, tvOnenews.com - Sutradara film Vina: Sebelum 7 Hari Anggy Umbara blak-blakan soal tiga pelaku yang disebut masih DPO atau buron dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon tahun 2016 silam.

Anggy Umbara mengatakan, selama pembuatan film Vina: Sebelum 7 Hari pihaknya juga mencari tahu mengenai ketiga pelaku yang masih DPO itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengungkapkan, di dalam proses pembuatan film, ia juga berkonsultasi dengan keluarga Vina terkait tiga pelaku buron tersebut.

Meski demikian, rupanya untuk sekadar mengetahui ketiga buron yang terlibat dalam kasus Vina ini bukan perkara mudah.

Sebab, pihak kepolisian sebelumnya sama sekali tak memberikan informasi tentang identitas ketiga buron tersebut.

Cerita tersebut diungkapkan Anggy secara gamblang di dalam akun YouTube RJL 5.

"Pas lagi pembuatan filmnya, sama sekali nggak ada (informasi). Cuma tiga pelaku belum ketangkap, salah satunya otak pelaku si Egi ini. Itu yang keluarga tahu," kata Anggy Umbara, dikutip Kamis (23/5/2024).

Menurut Anggy, pihak keluarga sama sekali tidak diberi tahu soal para pelaku yang saat itu masih buron.

"Jadi keluarga sama sekali nggak dikasih tahu, siapa mereka, bentuknya seperti apa, umurnya berapa, biodatanya, identitasnya, nama aslinya siapa pun mereka nggak dikasih tahu," ujar dia lagi.

Selain itu, berdasarkan informasi di media massa hanya ada data soal tiga orang belum tertangkap dari kasus pembunuhan Vina.

Almarhumah Vina juga disebut-sebut telah merasuki sahabatnya bernama Linda. 

Anggy mengatakan, berdasarkan peristiwa kerasukan tersebut, dikatakan tiga pelaku yang buron salah satunya pergi ke Jakarta.

"Katanya lari ke Jakarta, itu kata almarhumah Vina juga," kata Anggy menambahkan.

Bahkan, pada saat itu beredar informasi bahwa ketiga tersangka kabur dengan mengganti identitas serta kemungkinan lainnya.

Mendadak Berubah Setelah Film Vina: Sebelum 7 Hari Dirilis

Kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya Eky terjadi di Cirebon pada tahun 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat itu, polisi menetapkan ada 11 tersangka namun hanya 8 yang ditangkap dan kini sudah divonis.

Delapan tahun berlalu, penyidikan terhadap kasus pembunuhan Vina dan Eky seperti terhenti.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral