News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Durasi 1 Menit Aksi Perundungan dan Penganiayaan Terhadap Siswi SMP, Ternyata Kali Ini Junior Habisi Senior

Video viral berdurasi 1 menit aksi perundungan disertai penganiayaan menimpa siswi SMP, terlihat korban dianiaya oleh 3 orang wanita yang masih satu sekolah.
Selasa, 21 Mei 2024 - 18:05 WIB
Viral video perundungan siswi SMP di Kota Tegal.
Sumber :
  • Tangkapan layar - Istimewa

Tegal, tvOnenews.com - Video viral aksi perundungan disertai penganiayaan menimpa seorang siswi SMP di Kota Tegal, Jawa Tengah.

Dalam video berdurasi 1 menit, terlihat korban dianiaya oleh 3 orang wanita yang masih satu sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban merupakan siswi SMP kelas 9, dan 3 pelaku perundungan dan penganiayaan merupakan adik kelasnya yang masih duduk di bangku kelas 7 SMP.

Kejadian perundungan yang viral di media sosial, pada Jumat (17/4/2024), di Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur.

Dalam video itu korban dianiaya oleh tiga temannya hingga terjatuh.

Namun, sangat disayangkan tidak ada satu orang yang melerai, meski terdapat beberapa orang lainnya disekitar lokasi kejadian.

tvonenews

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, AKP Darwan membenarkan peristiwa perundungan dan penganiayaan tersebut.

Diketahui, orang tua korban telah melaporkan perundungan dan penganiayaan ke Unit PPA 

Kasus ini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Tegal Kota.

"Saat ini, kami tengah mintai keterangan korban dan saksi serta memeriksa teman korban yang berhadapan dengan hukum akibat melakukan perundungan dan penganiayaan. Termasuk masing-masing orang tua dan pihak sekolah,' kata Darwan, Selasa (21/05/2024).

Kasatreskrim Polres Tegal Kota juga mengungkapkan perundungan terjadi akibat saling ejek antara korban dan temannya di media sosial.

Dimana teman korban yang tersinggung lalu mengajak teman-temannya untuk bertemu dengan korban hingga terjadi adu mulut yang berakhir perundungan dan penganiayaan.

"Mediasi sebenarnya sudah dilakukan pihak sekolah mempertemukan keluarga korban dan keluarga pelaku. Termasuk melibatkan Pusat Pelayanan Terpadu (PPT)  Puspa Kota Tegal. kedua pihak sepakat untuk tidak melanjutkan ke proses hukum demi masa depan anak-anak mereka," jelas Darwan.

Akan tetapi, ayah korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi, sehingga polisi masih melakukan pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara korban saat ini beraktifitas seperti biasanya  karena tidak mengalami luka serius.

"Kami akan mempertemukan keluarga korban dan para keluarga anak yang berhadapan dengan hukum ,setelah pemeriksaan korban, saksi dan pelaku selesai," tuturnya.(tho/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral