News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar Lengkap 11 Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Subang, 46 Lainnya Luka-Luka

Inilah daftar lengkap 11 korban tewas kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Subang. Ada juga daftar lengkap 46 korban luka-luka.
Minggu, 12 Mei 2024 - 08:33 WIB
Firasat kuat dirasakan murid SMK Lingga Kencana Depok sebelum kecelakaan, sempat makan di kegelapan hingga bus tidak bisa menanjak
Sumber :
  • Raisan Al Farisi-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah daftar lengkap 11 korban tewas kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Subang

Selain 11 korban tewas, 46 lainnya diketahui luka-luka. Korban patah tulang (ortopedi) dibawa ke RS Brimob Bhayangkara Kelapa Dua Depok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, korban luka berat dirawat di RSUI dan RSUD Depok. Adapun korban meninggal dunia langsung dibawa ke RSUD Depok. 

Berikut daftarnya: 

Firasat kuat dirasakan murid SMK Lingga Kencana Depok sebelum kecelakaan, sempat makan di kegelapan hingga bus tidak bisa menanjak. Dok: Raisan Al Farisi-Antara

Korban Luka-Luka:
1. Vivi Audia
2. Dea Safitri
3. Ega Rahmadani
4. Johan Ari Dwi
5. Abdul Hamim
6. Syaiful Fahri
7. Zikri Muzaki
8. Muhammad Rafly
9. M. Dwi Prasetyo
10. Zulfikar Razman
11. Muhammad Amiluddin
12. Haikal Firmansyah
13. A. Fauzi
14. Damar
15. Fachri Fahrurozi
16. Fauziah
17. Gerard Ramadas
18. Johan Ari Dwi
19. Monica Rahayu
20. M. Haikal
21. M. Edy Gunawan 
22. M. Fahmi
23. Nadia 
24. Nico Riski
25. Rindu
26. Reviana
27. Rizki
28. Triana W.
29. Dzulfikar
30. Angling Dharma
31. Devi Lestari
32. Dewa Pandu
33. Fauzi A.
34. Kurnia A.
35. M. Faturohma
36. M. Rizky A.
37. Meta P.
38. M. Yulias
39. M. Rafly
40. M. Syebeni
41. Rani O.
42. Novia Anis
43. Roby Kurniawan
44. Suci R.
45. Syahrul
46. Yafernas

Kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Subang. Dok: Raisan Al Farisi-Antara

Korban Meninggal Dunia:
1. Ade Nabila (P)
2. Mahesa (L)
3. Desy Yulianti (P)
4. Arya Nova (L)
5. Dimas Aditya (L)
6. Robbiatul (P)
7. Ahmad Fauzi (L)
8. Intan Rahmawati (P)
9. Suprayogi (Guru) 
10. Tiara (P)
11. Intan Fauziah (P)

tvonenews

Sebelumnya diberitakan, sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan pelajar SMK asal Depok mengalami kecelakaan di jalan turunan Ciater, Subang pada Sabtu sekitar pukul 18.45 WIB.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi saat bus yang membawa rombongan pelajar itu melintas dari arah Bandung menuju Subang.

Ketika melewati jalan menurun, bus itu secara tiba-tiba oleng ke kanan hingga menyeberangi jalur berlawanan sampai menabrak kendaraan minibus jenis Feroza nomor polisi D 1455 VCD.

Setelah menabrak kendaraan yang ada di jalur berlawanan itu, kondisi bus terguling dengan kondisi miring, posisi ban kiri berada di atas dan sampah tergelincir hingga menghantam tiga sepeda motor yang terparkir di bahu jalan.

Korban kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan pelajar itu dilaporkan mencapai 11 orang. 

Kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Subang. Dok: Raisan Al Farisi-Antara

Kemenhub Sebut Bus yang Kecelakaan di Subang Tercatat Tidak Punya Izin Angkutan

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut bus yang ditumpangi rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok yang mengalami kecelakaan di kawasan Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5/2024) diduga tidak memiliki izin angkutan.

“Adapun pada aplikasi Mitra Darat bus tersebut tercatat tidak memiliki izin angkutan,” kata Kepala Bagian Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aznal pada Sabtu (11/5/2024) malam.

Aznal juga menyampaikan bahwa hasil pengecekan pada aplikasi Mitra Darat, status lulus uji berkala dari Bus Trans Putera Fajar bernomor polisi AD 7524 OG yang mengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok tersebut telah kadaluwarsa.

“Status lulus uji berkala telah kadaluwarsa sejak 6 Desember 2023,” terang dia. 

Padahal Angkut Rombongan SMK Lingga Kencana dari Depok tapi Bus yang Kecelakaan di Subang Berpelat AD, Kakorlantas Bilang Begini

Kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Subang. Dok: Raisan Al Farisi-Antara

Padahal mengangkut rombongan SMK Lingga Kencana dari Depok, tapi bus yang kecelakaan di Subang berpelat AD. 

Seperti diketahui pelat Depok adalah B. Sedangkan, pelat AD adalah untuk kendaraan Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Sragen, Karanganyar dan Wonogiri. 

Terkait hal ini, Kakorlantas Polri Aan Suhanan mengatakan berdasarkan penelusuran pihaknya bus ini sudah berpindah tangan. 

Bus ingin berpindah tangan hingga ke Bekasi. Setelah itu, pihak sekolah menyewa ke travel tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait jalan yang kerap terjadi kecelakaan, Aan mengatakan pihaknya akan mengadakan FGD. 

“Memang sering terjadi kecelakaan di sini. Nanti ada FGD. Nanti kita kasih rekomendasi termasuk apakah itu nantinya ada rekayasa lalu lintas, jalan diperlebar atau penambahan rambu,” ujar Aan saat diwawancarai tvOne pada Minggu (12/5/2024). (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral