News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Susunan Kabinet Prabowo Subianto Terbongkar, Wapres Ma'ruf Amin Beri Nasihat ke Pemerintahan Selanjutnya, Isinya Ternyata

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memberi nasihat terhadap Prabowo Subianto untuk penyusunan kabinet pemerintahan selanjutnya. Apa isi nasihatnya? Berikut ulasannya.
Rabu, 8 Mei 2024 - 06:07 WIB
Kolase Wapres Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.comWakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memberi nasihat terhadap Prabowo Subianto untuk penyusunan kabinet pemerintahan selanjutnya.

Sebelumnya, viral susunan kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, ada isu penambahan jumlah kementerian dari 34 menjadi 40 pada susunan kabinet pemerintahan presiden terpilih 2024-2029 Prabowo-Gibran terkuak di media sosial.

Ma'ruf Amin mengatakan pemerintahan Prabowo-Gibran seharusnya diisi menteri yang profesional.

“Sebab, dalam menjalankan tugas, menteri-menteri itu harus profesional,” terangnya dalam keterangan pers usai menghadiri Halalbihalal IdulFitri 1445 H Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jendral Sudirman No. 86, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2024).

Lebih lanjut, Wapres menjelaskan, tokoh profesional tersebut dapat berasal dari kalangan partai politik ataupun non politisi, baik tokoh profesional murni maupun tokoh organisasi masyarakat (ormas).

“Cuman profesionalnya bisa dia merepresentasikan partai-partai politik, bisa juga yang lainnya. Nanti tergantung tentu negosiasinya,” sebutnya.

Adapun soal jumlah kementerian yang akan dibentuk sebagai kelengkapan pemerintahan mendatang, Wapres tidak memungkiri adanya kemungkinan perubahan atau penambahan menteri. 

Dia menilai, pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin saat ini dengan 34 kementerian, sudah lebih dari cukup untuk menjalankan tugas-tugas pemerintah. 

“Kajian waktu itu sudah cukup, tapi bisa saja lebih daripada itu kalau [dalam] bahasa kiainya lil hajah, ada keperluan, mungkin bisa lebih dari itu,” pungkasnya. 

Viral susunan kabinet Prabowo-Gibran di media sosial

Baru-baru ini kembali beredar susunan kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran yang viral di media massa dan media sosial. 

Terdapat 61 nama menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga nonkementerian yang digadang-gadang akan mengisi kabinet Prabowo-Gibran untuk tahun pemerintahan 2024-2029. 

Di antara nama-nama dalam susunan kabinet tersebut, banyak wajah tak asing yang selama ini mendukung majunya pasangan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden.

Dalam susunan tersebut, beberapa nama di Kabinet Indonesia Maju Jokowi masih dipertahankan seperti Airlangga Hartarto, Erick Thohir, hingga Tito Karnavian yang sama-sama akan menempati posisi Menteri Koordinator (Menko).

Namun, beberapa menteri yang sebelumnya menempati posisi penting juga ada yang tidak tercantum dalam susunan tersebut.

Sebut saja menteri-menteri andalan Jokowi seperti Luhut Binsar Pandjaitan hingga Sri Mulyani yang selama ini menjadi tokoh penting dalam menentukan arah kebijakan ekonomi Indonesia. 

Bantahan Gerindra soal susunan kabinet Prabowo

Kendati demikian, susunan nama menteri kabinet Prabowo-Gibran yang sebelumnya juga sudah beberapa kali viral tersebut masih dibantah oleh pihak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menegaskan bahwa presiden terpilih Prabowo Subianto masih belum menyusun kabinet resmi. 

Dasco mengatakan bahwa Prabowo saat ini masih melakukan komunikasi dan kajian untuk merumuskan komposisi kabinet pemerintahan 2024-2029. 

"Kami tegaskan sekali lagi bahwa itu tidak benar, dan belum pernah dikeluarkan oleh Pak Prabowo Subianto dan timnya," ujar Dasco di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Selain itu, Dasco mengimbau kepada pihak-pihak pendukung Prabowo-Gibran agar tidak mudah percaya terkait susunan kabinet.

Sebab, dia menekankan susunan kabinet yang tersebar tersebut tidak benar, karena mesti ada konfirmasi.

"Kepada masyarakat luas terutama pendukung Prabowo-Gibran agar tidak merasa bingung bahwa akhir-akhir ini banyak sekali beredar susunan kabinet dengan berbagai macam versi. Nah, untuk itu kami konfirmasi bahwa tidak ada satupun versi yang benar," imbuhnya.

Presiden Jokowi bilang susunan kabinet hak Prabowo Subianto

Terkait beredarnya nama-nama yang digadang akan menjadi pembantu Prabowo-Gibran nanti, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai ikut angkat bicara. 

Jokowi mengatakan, susunan kabinet pada pemerintahan mendatang merupakan hak prerogatif Presiden Terpilih yakni Prabowo Subianto. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kabinet itu adalah 100 persen hak prerogatif presiden. Kalau usul-usul boleh, tapi itu hak penuh Presiden Terpilih," kata Presiden Joko Widodo usai meninjau pameran kendaraan listrik di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/5/2024). 

Jokowi seolah menekankan bahwa daftar susunan kabinet yang beredar tersebut bisa jadi adalah saran atau aspirasi dari masyarakat "Kalau minta saran nggak apa-apa (memberi saran), kalau minta saran. Tapi kalo nggak dimintai saran, ikut-ikutan nimbrung, nah itu yang nggak boleh," imbuhnya.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral