News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Sengketa Pileg, MK Tegur KPU RI Gegara Tidak Bawa Hasil Noken Papua Tengah

Hakim MK Enny Nurbaningsih menegur KPU RI sebagai pihak termohon karena tidak membawa bukti formulir C.Hasil Ikat Provinsi Papua Tengah.
Senin, 6 Mei 2024 - 12:34 WIB
Hakim MK Enny Nurbaningsih
Sumber :
  • Muhammad Bagas-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Enny Nurbaningsih menegur KPU RI sebagai pihak termohon karena tidak membawa bukti formulir C.Hasil Ikat Provinsi Papua Tengah.

Hal itu terjadi dalam sidang sengketa Pileg 2024 terkait perolehan suara di Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, formulir C.Hasil Ikat adalah bukti perolehan suara di TPS yang masih memakai sistem noken.

Enny mempertanyakan hal tersebut lantaran dalil pemohon menyebut ada perbedaan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan dengan kabupaten/kota.

“Ini kaitannya dengan dalil pemohon menggunakan C.Hasil Ikat. Ini kan mestinya harus ada hasil secara berjenjang. Jadi C.Hasil Ikat. Kemudian D.Hasil kecamatan/distrik baru kabupaten. Ini kan mulainya dari D.Hasil kecamatan dan kabupaten, C.Hasil Ikatnya ada enggak? Biar bisa kita cocokkan,” kata Enny di Ruang Sidang Panel 2, Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2024).

tvonenews

Kemudian, KPU RI mengatakan bahwa pihaknya tidak membawa formulir C.Hasil Ikat hari ini. KPU berdalih formulir tersebut sedang disiapkan untuk diajukan sebagai bukti tambahan.

“C.Hasil sedang kami persiapkan sebagai nanti bukti tambahan,” kata Komisioner KPU RI Yulianto Sudrajat.

“Jadi yang dimasukkan ini sama sekali belum ada bukti C.Hasil Ikat-nya ya. Ini tolong bisa dilihat penghitungan secara berjenjangnya dari mulai C.Hasil Ikat termasuk bukti T6 tadi. Kenapa itu diambil alih?,” ujar Enny.

Hakim Arief Hidayat selaku Ketua Sidang Panel 2 lantas meminta KPU untuk melengkapi bukti tambahan pada siang hari ini.

Namun, Yulianto mengatakan pihaknya tidak bisa menyerahkan bukti tambahan itu pada siang ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari siang ini ya C.Hasil Ikat-nya,” kata Arief.

“Kayaknya belum bisa Yang Mulia,” jawab Yulianto. (saa/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT