News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diperingati Hari Kartini, Inilah Kisah Perjalanan RA Kartini Dijadikan Pahlawan Nasional Perempuan Indonesia

Hari Kartini diperingati pada 21 April, yang kini jatuh pada Minggu, 21 April 2024. Kisahnya dijadikan Pahlawan Nasional Perempuan Indonesia patut dicontoh.
Minggu, 21 April 2024 - 15:29 WIB
RA Kartini tokoh Pahlawan Nasional Perempuan Indonesia tanggal lahirnya dijadikan peringati Hari Kartini
Sumber :
  • Istimewa

Pada akhirnya Kartini tidak ingin perempuan Indonesia, terutama dari segi pendidikan yang semakin ketinggalan, yang di mana ia ingin sekali perempuan Indonesia mendapatkan hak yang sama.

Sayangnya Kartini memiliki jalan kebuntuan dan tidak bisa melanjutkan kiprah pendidikannya ke tahap jenjang berikutnya. Sebab, ketika itu ayahnya menentang pilihannya yang memiliki keinginan seperti putri bangsawan yang hanya menikmati hidup di rumahnya saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena sudah ditentang ayahnya, ia akhirnya menghabiskan waktu di rumahnya seperti putri bangsawan. Namun, waktu tidak dibuang secara sia-sia olehnya dengan melakukan pengumpulan terhadap buku pelajaran dan ilmu pengetahuan dihabiskannya sebagai menuangkan kegemarannya dalam membaca.

Kebetulan ketika itu Kartini memiliki keahlian dalam berbahasa Belanda. Akhirnya ia terus menekuni kegiatan belajarnya sehari-hari di rumahnya. Sampai menulis surat yang ditujukan kepada teman korespondensi yang identik berasal dari Negara Belanda.

Berawal dari ketertarikannya pada koran, buku-buku hingga majalah di Eropa, akhirnya inisiatif dalam kemajuan pola berpikir yang diperuntukkan untuk perempuan Indonesia muncul. Supaya status sosial atau hak-hak yang dimiliki wanita pribumi mempunyai kesetaraan yang sama.

Akhirnya surat-surat yang dibuat Kartini berhasil menarik perhatian terhadap masyarakat di Belanda yang merupakan seorang perempuan asal Indonesia. Melalui tulisan yang dibuatnya berhasil mengubah banyak pola pikir atau sudut pandang yang dilakukan oleh masyarakat Belanda. Terutama pendapat mereka kepada perempuan Indonesia yang berada di Jawa.

Tidak hanya berhasil mengubah pandangan masyarakat Belanda saja, ternyata tulisan yang tertuang dari surat-suratnya berhasil menyita perhatian sejumlah tokoh kebangkitan nasional di Indonesia.

Seperti W.R. Soepratman yang merupakan seorang tokoh berhasil menciptakan sebuah lagu memiliki judul "Ibu Kita Kartini" yang kini dijadikan lagu nasional dan selalu terngiang setiap tanggal 21 April.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lirik Lagu Ibu Kita Kartini yang diciptakan W.R. Soepartman mengandung makna dalam menggambarkan inti atau perjuangan wanita dalam mendapatkan hak-haknya agar tetap merdeka.

Perlu diketahui, Kartini juga pernah menulis surat yang ditujukan untuk Mr. Jacques Abendanon yang memiliki tujuan agar dirinya bisa mendapatkan beasiswa demi mengenyam pendidikan di Belanda.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral