News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cemburu Mau Ditinggal Nikah, Pria di Bantul Bunuh Mantan Pacar Pakai Tali Rafia, Leher Dijerat lalu Jasad Dibuang ke Pantai Lorong Cemara

Pelaku berinisial IOA (22) asal Bantul tega membunuh GS (26) lalu membuang jasadnya ke parkiran Pantai Lorong Cemara Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul, DIY.
Jumat, 19 April 2024 - 05:29 WIB
Pria di Bantul berinisial IOA (22) tega menghabisi mantan kekasihnya, GS (26), karena cemburu akan ditinggal menikah
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pria di Bantul, Yogyakarta, tega membunuh mantan kekasihnya karena cemburu akan ditinggal menikah.

Pelaku berinisial IOA (22) asal Bantul tega membunuh GS (26) lalu membuang jasadnya ke parkiran Pantai Lorong Cemara Depok, Kelurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Bantul, DIY.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jasad korban kemudian ditemukan oleh para pemancing pada Senin, 8 April 2024 lalu. Pelaku yang akhirnya diringkus polisi akhirnya mengakui bahwa dirinya telah merencanakan perbuatan keji tersebut lantaran sakit hati.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Bayu Sila Pambudi dalam konferensi pers yang digelar, Kamis (18/4/2024).

"Motifnya adalah tersangka ini awalnya cemburu terhadap korban, karena di status WA korban ada laki-laki lain," kata AKP Bayu Sila Pambudi dikutip Jumat (19/4/2024).

Tersangka Mencekik dan Menjerat Leher Sang Mantan dengan Tali Rafia

Pada saat olah kejadian perkara, Tim Inafis Polres Bantul langsung mengenali identitas korban yang diketahui merupakan warga Banyumas, Jawa Tengah.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, Polisi langsung meringkus pelaku di hari yang sama saat penemuan jenazah korban.

Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menjelaskan, pelaku yang kini ditetapkan sebagai tersangka menghabisi GS dengan cara dicekik dan menjerat lehernya menggunakan tali rafia.

Berawal dari cemburu melihat postingan korban, IOA lalu mengajak bertemu untuk mengklarifikasi.

Sebelum bertemu, sempat terjadi cekcok antara korban dan pelaku melalui pesan Whatsapp.

"Korban berpesan bahwa tidak perlu mencari atau menghubunginya lagi karena sudah ada lelaki yang akan menjadi pendamping hidupnya," kata I Nengah Jeffry saat dihubungi tvOnenews, Kamis malam.

Hal itu kemudian membuat tersangka emosi hingga keesokan harinya IOA menyewa mobil untuk menjemput GS di kosnya dan merencanakan pembunuhan.

Berdalih mengajak korban keluar mencari makan, tersangka lalu menjemput korban di kosnya menggunakan mobil sewaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dalam perjalanan, keduanya terlibat cekcok lagi lantaran tersangka hanya berputar-putar tidak kunjung mencari makan.

Saat korban tertidur karena kelelahan, tersangka lalu melancarkan aksi pembunuhan tersebut sesuai dengan yang telah direncanakan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral