GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Tujuan MK Panggil 4 Menteri di Sidang Sengketa Pilpres 2024, Ternyata ini Alasannya

Terungkap alasan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) panggil empat menteri yang dihadirkan untuk memberikan alasan pada Sidang Sengketa Pilpres, Jumat (5/4/2024).
Minggu, 7 April 2024 - 17:12 WIB
Mensos Tri Rismaharini (pojok kiri), Menkeu Sri Mulyani Indrawati (kedua dari kiri), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua dari kanan), Menko PMK Muhadjir Effendy pojok kanan usai jalani Sidang Sengketa Pilpres, Jumat (5/4/2024)
Sumber :
  • (tvOnenews.com/Julio Trisaputra)

Jakarta, tvOnenews.com - Akhirnya terungkap alasan Mahkamah Konstitusi (MK) memanggil empat menteri yang dihadirkan untuk memberikan alasan pada Sidang Sengketa Pilpres, Jumat (5/4/2024) kemarin.

Menteri yang dipanggil MK di antaranya ada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute Center for Public Policy Research (TII) Arfianto Purbolaksono mengatakan bahwa Hakim MK mempunyai tujuan terhadap pemanggilan empat menteri tersebut.

Tujuannya adalah untuk dimintai keterangan yang di mana semuanya akan dijelaskan secara detail pada sidang lanjutan PHPU Pilpres 2024 kemarin.

Tidak hanya itu saja, ternyata tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Dengan langkah memanggil empat menteri untuk dimintai keterangan, paling tidak akan menumbuhkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Mahkamah Kontitusi," jelas Arfianto di Jakarta, Minggu (7/4/2024).

Sebagaimana yang dimaksudkan terkait pemanggilan keempat menteri tersebut perihal masalah bantuan sosial (bansos) yang menjadi sorotan utama publik.

Akibat banyak persepsi yang ditimbulkan dari masyarakat Indonesia, bahwa bansos yang berasal dari pemerintah dituding bermaksud untuk mendongkrak kemenangan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Terutama pada pembahasan yang berasal dari Menkeu Sri Mulyani terkait penyaluran bantuan pangan melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) secara tegas bukan dari bagian perlindungan sosial (Perlinsos).

"Penyaluran bantuan pangan yang dilakukan melalui Bapanas bukan merupakan bagian dari perlinsos. Namun, ditujukan untuk penguatan ketahanan pangan dan stabilitas harga pangan," kata Sri Mulyani saat menyampaikan keterangannya di ruang sidang MK kemarin.

Di sisi lain, Hakim MK yang terus melontarkan pertanyaan kepada keempa menteri saat persidangan dianggap menampilkan independensi yang tidak terlalu normatif saat menyampaikan pertanyaannya.

Tetapi Hakim MK terus berupaya menggali semua informasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan terkait polemik tersebut, terutama pada bansos sebagai landasan untuk penambahan informasi terhadap hakim.

"Karena keterangan para menteri itu memang menjadi hal yang penting untuk membantu para hakim mengambil sebuah keputusan, sehingga bisa memberikan keputusan yang tepat," kata Arfianto.

Bahkan kata Arfianto dari penyampaian keempat menteri saat dihadirkan dalam sidang, sangat berdampak untuk mengubah pandangan maupun persepsi masyarakat agar MK kembali dipadang positif.

Lantaran sebelumnya MK dituding salah satu lembaga yang diduga tidak menunjukkan sikap independensi yang hanya berfokus upaya meloloskan salah satu paslon tertentu saja.

"Ketika ditonton secara luas oleh publik dan juga kemarin meminta keterangan menteri, menurut saya itu seharusnya bisa menjadi salah satu titik tolak bagaimana perubahan persepsi masyarakat terhadap MK menjadi lebih positif," tandasnya.

Dalam hal ini, dua perkara yang dibahas dari pengajuan permohonan pasangan calon nomor urut satu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan nomor register 1/PHPU.PRES-XXII/2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, permohonan yang diajukan dari pasangan calon nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud Md dengan nomor register 2/PHPU.PRES-XXII/2024 akhirnya menemukan jawabannya.

Sontak, MK telah menjadwalkan pengucapan putusan atau ketetapan dari hasil proses PHPU Pilpres 2024, akan berlangsung pada Senin, 22 April 2024. (ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT