News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger! Kabar Buruk Petasan untuk Lebaran Meledak saat Dirakit di Magetan, Teras Rumah Warga Rusak dan Lukai Bocah

Teras rumah Lukman (50) warga Desa Temboro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur rusak jelang Lebaran. Akibat petasan meledak dirakit beberapa bocah, Sabtu (6/4/2024).
Minggu, 7 April 2024 - 10:44 WIB
Kabar Buruk Petasan untuk Lebaran Meledak saat Dirakit di Magetan, Teras Rumah Warga Rusak dan Lukai Bocah
Sumber :
  • (tvOnenews.com/Miftakhul Erfan)

Magetan, tvOnenews.com - Sebuah teras rumah milik Lukman (50) warga Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur rusak menjelang Lebaran, setelah sejumlah petasan meledak saat tengah dirakit beberapa bocah di antaranya anak dia, Sabtu (6/4/2024), sekitar pukul 21.00 WIB.

Bahkan beredar video detik-detik sesaat setelah ledakan terjadi, tampak dalam video tersebut teras rumah milik korban rusak parah akibat yang ditimbulkan dari petasan menjelang Lebaran 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain berantakan, jendela kaca pecah, pintu jebol, serta dinding kaca di toko yang berada di sisi depan dan menyatu dengan rumah milik korban juga pecah.

Mendapati laporan atas kejadian tersebut, Tim Inavis dan Satres Polres Magetan turun ke lokasi kejadian.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengamankan lokasi ledakan dengan memasang police line, untuk menghindari kerumunan warga saat melakukan investigasi terkait ledakan parah yang dihasilkan dari petasan saat dirakit.


Penyelidikan penyebab petasan rakitan meledak melukai beberapa bocah (tvOnenews.com/Miftakhul Erfan).

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Angga Perdana Brahmada membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa ledakan petasan yang merusak teras rumah warga.

Apalagi hasil ledakan tersebut langsung melukai seorang bocah yang masih terhitung di bawah umur. Diduga kejadian tersebut saat sholat tarawih selesai dan sebanyak lima bocah langsung melakukan perakitan petasan. 

"Kejadiannya usai sholat tarawih, jadi ada lima bocah sedang merakit petasan di teras rumah yang rencananya akan di nyalakan saat Lebaran," kata Angga saat olah TKP, Minggu (7/4/2024), pukul 02.00 WIB. 

Namun untuk penyebab pastinya Angga mengaku masih melakukan penyelidikan oleh tim Inavis dan Reskrim.

Selain masih dilakukan olah TKP, pihaknya juga masih memintai keterangan sejumlah saksi termasuk Lukman si pemilik rumah sekaligus ayah korban.

Tetapi pihaknya akan menanyakan langsung terkait alasan saat proses perakitan petasan bisa meledak kepada korban yang merupakan menjadi perakit petasan tersebut.

Namun, dia masih menunggu keterangannya karena korban masih berada di rumah sakit yang mengalami luka-luka akibat terkena ledakan dari petasan.

"Kami masih lakukan penyelidikan ya, untuk penyebab pastinya kenapa bisa meledak, sejumlah saksi telah kita mintai keterangan termasuk si perakit petasan yang masih di bawa ke rumah sakit karena luka-luka," imbuhnya.

Luka korban hanya masih tergolong ringan, yang di mana bagian lengan dan perut saja yang terkena ledakan petasan rakitan tersebut.

"Korban hanya luka ringan, sedikit luka pada lengan dan bagian perut," tambahnya. 

Dari hasil keterangan saksi sementara, Angga membeberkan kronologi awalnya bahwa sebanyak lima bocah tengah merakit petasan yang rencananya akan dinyalakan saat Lebaran nanti. 

Setelah beberapa petasan jadi, sebagian bocah tersebut secara tidak sabar langsung menyalakannya.

Diduga percikan api itu langsung menyambar bubuk petasan dan beberapa petasan setengah jadi hingga akhirnya terjadi ledakan. 

"Untuk hasil lengkapnya mohon waktu ya karena kami masih memeriksa saksi dan lakukan pendalaman. Kalau sudah ada hasilnya nanti kita kabari lagi," tutup Angga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan yang diterima bahwa bocah-bocah tersebut sedang merakit 36 petasan yang rata-rata berukuran 2,3 inci dengan campuran bubuk mercon.

Tetapi karena gagal, akhirnya petasan membahayakan perakit yang memicu ledakan dan merusak material teras rumah. (men/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral