GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Praka Supriyadi Murid dari Habib Bahar bin Smith Tewas Dibunuh di Bekasi

Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan Praka Supriyadi di Kota Bekasi yang merupakan prajurit TNI AD sekaligus murid dari Habib Bahar bin Smith.
Rabu, 3 April 2024 - 20:19 WIB
Konferensi pers Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait kasus pembunuhan Praka Supriyadi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan Praka Supriyadi di Kota Bekasi yang merupakan prajurit TNI AD sekaligus murid dari Habib Bahar bin Smith.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra mengatakan aksi pembunuhan dilakukan oleh seorang pria dengan inisial A.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wira mengungkap kronologi pembunuhan terhadap Praka S terjadi pada Kamis (28/3/2024) sekira pukul 21.00 WIB.

Menurutnya pembunuhan bermula dari Praka Supriyadi yang menghampiri tersangka.

Kala itu Praka Supriyadi menghampiri tersangka usai mendapat laporan dari teman wanitanya inisial W alias S yang menolak diajak berhubungan badan.

"Pada Kamis (28/3/2024) pukul 21.00 Supriyadi mendapatkan informasi dari saksi S yang merupakan teman dari korban bahwa saksi W alias S diajak untuk berhubungan badan dengan tersangka di apartemen Bekasi," kata Wira dalam konferensi persnya, Jakarta, Rabu (3/4/2024).

"Kemudian Supriyadi bersama-sama dengan temannya mendatangi saudara tersangka. Maksud mendatangi tersebut adalah untuk menyelesaikan permasalahan antara S alias W dengan tersangka," sambungnya.

Lantas Praka Supriyadi bersama teman wanitanya itu mengajak tersangka untuk ke kediamannya.

Namun di tengah jalan tersangka lantas membelokkan arah menuju kediaman rekannya.

Saat itu pula, tersangka justru meneriakkan Praka Supriyadi sebagai seorang begal hingga menarik perhatian warga sekitar.

"Kemudian diperjalanan tujuannya dari tempat apartemen sebenarnya tujuannya mau ke rumah saudara A namun di tengah jalan saudara A membelokkan arah malah ke rumah teman A atas nama saudara Alvian," ungkap Wira.

"Pada saat di pinggir di depan jalan perumahan saudara Alvian, tiba-tiba tersangka berteriak dengan kata-kata begal begal begal. Sehingga mengundang perhatian warga," sambungnya.

Kadung suasana tersebut dimanfaatkan oleh tersangka untuk mengejar Praka Supriyadi dari kejaran warga.

Saat itu pula tersangka telah mengambil sebilah pedang yang berada di alam kediaman rekannya.

"Selanjutnya saudara tersangka A, mengambil pedang panjang yang berada di teras saksi Alvian. Saudara alvian yang ada di dalam rumah pun diajak untuk mengejar korban yang tadi diteriaki begal oleh tersangka," ungkap Wira.

"Pada saat di depan SMA 15 Kota Bekasi pada saat di TKP, saudara tersangka A melakukan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan pedang sebanyak 4 kali," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal berlapis terkait aksi pembunuhannya tersebut.

"Pasal yang kita terapkan bahwa terhadap pelaku kita persangkakan dengan Pasal 355 Ayat 2 dan atau Pasal 351 Ayat 3 yang mana ancaman hukumannya Pasal 355 Ayat 2 ini 15 tahun, sedangkan Pasal 351 Ayat 3 itu ancamannya adalah 7 tahun," pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT