Melesat 85 Kasus DBD, Dinkes Jayapura Terus Tekan Penularan Gejalanya, Cek Cara Menghindari Nyamuk Aedes Aegypti
- (Freepik/macrovector)
Oleh karena itu, tvOnenews.com ingin berbagi tips atau cara menghindari nyamuk Aedes Aegypti berguna dalam pencegahan kasus DBD yang dilansir dari informasi Alodokter.
Cara Menghindari Penyakit DBD dari Nyamuk Aedes Aegypti:
Penerapan pencegahan DBD agar nyamuk Aedes Aegypti tidak dapat berkembang biak secara pesat. Menggunakan sistem 3M Plus.
1. Menutup rapat tempat penyimpanan air.
2. Menguras tempat penampungan air dilakukan dengan rutin. Minimal seminggu sekali.
3. Penyebab air jadi menggenang biasanya dari barang bekas dan harus dikubur atau didaur ulang.
Tambahan Tindakan Pencegahan DBD dari Plus:
1. Melakukan penyebaran bubuk larvasida berada di tempat penampungan air.
2. Memasang kawat yang digunakan untuk anti nyamuk di bagian pintu dan jendela rumah.
3. Menanam jenis tanaman pengusir nyamuk menjadi salah satu poin penting.
4. Memakai benda berjenis kelambu ketika tidur guna menutup rapat dari serangan nyamuk Aedes Aegypti.
5. Menggunakan bahan obat nyamuk bakar, obat nyamuk semprot hingga berbentuk elektrik. Bisa juga pakai losion anti nyamuk.
6. Memelihara ikan yang menjadi pemakan jentik nyamuk sangat berguna untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti.
7. Melakukan kerja gotong royong dalam membersihkan semua lingkungan agar tetap terjaga rapi dan bersih.
Itulah tips dalam menghindari atau pencegahan kasus DBD agar kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Sebab, nyamuk Aedes Aegypti identik memiliki tubuh yang berwarna belang hitam putih.
Ciri-ciri pada nyamuk Aedes Aegypti yaitu sering singgah di tempat air yang bersih dan aktif menggigit biasanya pada malam hari.
Selain dapat berkembang biak di air yang bersih, Aedes Aegypti juga sering singgah dan bertumbuh di beberapa dalam area rumah.
Di antaranya ada vas bunga, talang air, bak mandi, tempat yang biasa dijadikan memberikan makanan atau minuman kepada hewa peliharaan atau liar, di kolong tempat tidur, hingga bersembunyi di balik lemari.
Untuk yang berada di area luar rumah, kubangan terletak di pohon juga menjadi potensi besar dijadikan tempat berkembang biak untuk nyamuk Aedes Aegypti. (ant/hap)
Load more