News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspadalah! Rumah Sakit di Jawa Timur Ini Penuh dengan Pasien DBD, Kasus Melonjak Drastis, 6 Orang Meninggal Dunia

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Nganjuk, Jawa Timur, meningkat signifikan beberapa pekan terakhir dan memenuhi kapasitas ruang perawatan RSUD Nganjuk.
Kamis, 28 Maret 2024 - 19:25 WIB
Situasi salah satu rumah sakit di Nganjuk, Jawa Timur yang dipenuhi pasien Demam Berdarah Dengue (DBD).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Kasianto Yancong

Nganjuk, tvOnenews.com - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir dan memenuhi kapasitas ruang perawatan rumah sakit umum daerah (RSUD) Nganjuk.

Berdasarkan laporan terbaru, tercatat 241 kasus baru telah dilaporkan, dengan enam orang dilaporkan meninggal akibat penyakit tersebut.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah di Nganjuk melaporkan tingkat ketersediaan tempat tidur pada ruang perawatan. Melonjaknya kasus DBD di Kabupaten Nganjuk membuat ruang perawatan di rumah sakit umum daerah Nganjuk, tidak lagi mampu menampung pasien yang terjangkit demam berdarah.

Sejumlah ruang perawatan seperti  ruangan Anggrek di RSUD Nganjuk, di penuhi puluhan pasien yang menjalani perawatan intensif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Kabid pelayanan medis RSUD Nganjuk, Winarti membenarkan membludaknya pasien demam berdarah mayoritas yang terjangkit anak-anak hingga remaja. Hal itu membuat pihak rumah sakit harus menambah tempat tidur.

"Yang sebelumnya hanya terdapat dua puluh empat bed kasur, kini di tambah menjadi tiga puluh tujuh bed kasur," kata Winarti beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, meskipun pihaknya telah melakukan penambahan bed kasur, akan tetapi masih kurang, karena masih banyak pasien yang masih dirawat, sementara  pasien agar bisa di rawat terpaksa di tempatkan  di ruangan instalasi gawat darurat.

"Selain itu agar pasien bisa di rawat di ruanga perawatan, harus menunggu pasien lainnya pulang," jelas Winarti.

Sementara Kabid P2P Dinas Kesehatan Nganjuk menegaskan, pada tahun 2024 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami peningkatan yang signifkan, jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.

"Peningkatan kasus demam berdarah di Kabupaten Nganjuk terjadi sejak tiga bulan terakhir, pada tahun 2024 terdapat 241 kasus 6 diantaranya meninggal dunia, sedangkan pada tahun 2023 lalu terdapat 205 kasus dengan kematian tiga orang," ungkap Christiana Firmaningtyas, Kabid P2P Dinkes Nganjuk, Kamis (28/03).

Dalam upaya menanggapi situasi ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah meningkatkan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian.

Program pemberantasan sarang nyamuk diperkuat, sementara kampanye penyuluhan kesehatan dilakukan secara massif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan DBD.

Kabid P2P Dinkes Nganjuk Christiana menggarisbawahi urgensi tindakan pencegahan.

"Kami mendorong masyarakat untuk membersihkan lingkungan mereka secara teratur, menghindari penumpukan air di tempat-tempat yang tidak terpakai, dan menggunakan kelambu atau insektisida untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk," ujarnya.

"Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi kesehatan dan lembaga swadaya masyarakat, untuk mengatasi krisis kesehatan ini dengan sebaik mungkin. Semua pihak diimbau untuk bersatu dalam upaya mencegah penyebaran DBD dan melindungi kesehatan masyarakat," pungkasnya. (kso/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral