News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramaikan Bursa, Gus Mahali Deklarasikan Calon Ketua PBNU

Sehari menjelang pembukaan Muktamar, muncul satu orang lagi yang mendeklarasikan diri yakni adalah KH Abdul Khalim Mahali (Gus Mahali) dari Pekanbaru. 
Rabu, 22 Desember 2021 - 13:07 WIB
Calon Ketua PBNU, KH Abdul Khalim Mahali (tenga) dari Pekanbaru.
Sumber :
  • tim tvOne - Pujiansyah

Lampung Tengah, Lampung - Bursa nama calon Ketua Umum PBNU periode 2021-2026 yang sebelumnya santer terdengar hanya dua nama yakni, Petahana Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj dan Katib Am PBNU Yahya Cholil Staquf. Sehari menjelang pembukaan Muktamar, muncul satu orang lagi yang mendeklarasikan diri yakni adalah KH Abdul Khalim Mahali (Gus Mahali) dari Pekanbaru. 

Dia dikenal sebagai cucu dewan pendiri NU. Gus Mahali mengaku memperoleh restu dari pimpinan Thariqah al Mu'tabarah an Nahdliyyah, Maulana Habib Lutfi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah direstui para kiai sepuh utamanya pimpinan Thariqah al Mu'tabarah an Nahdliyyah, Maulana Habib Lutfi. Beliau meminta saya untuk maju menjadi semacam kekuatan poros tengah untuk menyejukkan," kata KH Abdul Halim Mahali, Rabu (22/12/2021).

Gus Mahali menjelaskan, perbedaan persepsi yang tajam menjelang Muktamar NU menjadi salah satu alasan dirinya untuk terjun ke dalam bursa calon ketum PBNU. Saat disinggung terkait jumlah dukungan, Gus Mahali tidak bisa menyampaikannya dan masih menjadi rahasia.  

"Saya akan menjalin komunikasi dengan para pimpinan cabang NU dari berbagai provinsi dan optimis dapat menduduki kursi Ketum PBNU. Dengan dukungan kiai sepuh dan habib, serta takdir Allah. Itu bukan sebuah kebanggaan karena jabatan ini sarana mengabdi dan memiliki kebijakan selain untuk nahdliyin juga untuk agama, dan NKRI," jelasnya.

Gus Mahali menambakan jika tepilih menjadi Ketua PBNU mendatang, ia akan membuat program dan mendirikan perbankan NU yang dapat membantu warga nahdiyin dalam penyediaan rumah layak huni. Dengan SDM yang dimiliki warga NU, Gus Mahali meyakini perekonomian dapat bangkit di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Gus   Mahali merupakan penasehat di pondok Pesantren Raudhlatul Ulum di Kecamatan Kundur, Kabupaten Meranti, Provinsi  Riau.  Pria yang lahir di Batang Malas, 16 mei 1977 lalu itu merupakan anak dari H. Muzaki Umar merupakan cucu dari Kh.Humaidi Sholeh yang merupakan Pendiri Nahdatul Ulama (NU).  

Selain itu, Gus Mahali merupakan pengurus dewan Syuriah PWNU Provinsi Riau pada tahun 2015- 2020 lalu,  serta beliau juga merupakan dewan pendiri NU istimewa Cabang Pakistan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral