News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Istri Tebas Kelamin Suami Pakai Cutter di Musi Banyuasin, Sempat Berhubungan Badan Usai Diselingkuhi

Baru-baru kasus mengejutkan dilakukan seorang wanita LY yang potong kelamin suaminya RH. Ia kini telah menyerahkan diri ke Polsek Bayung Lencir, Musi Banyuasin
Selasa, 5 Maret 2024 - 13:02 WIB
Istri Tebas Kelamin Suami
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Puja

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru kasus mengejutkan dilakukan oleh seorang wanita LY (33) yang memotong kelamin suaminya RH (33). Ia menyerahkan diri ke Polsek Bayung Lencir, Musi Banyuasin pada Minggu (3/3/2024).

Didampingi oleh keluarganya, LY membeberkan fakta hingga rasa penyesalannya atas perbuatan yang telah dilakukannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum memotong kelamin suaminya, ia sempat cekcok dengan RH pada malam hari pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB karena suaminya ingin menikah lagi.

LY mengaku terkejut mengetahui siapa sosok wanita lain yang ingin dinikahi oleh suaminya itu. Apalagi diketahui wanita tersebut sudah hamil. Hal tersebut membuat LY marah kepada RH.

“Kami cekcok pak, dari jam 7 sampai jam 11 malam. Tiba-tiba hati saya tu terketuk, dia ngomong seperti ini, kalau bisa berdamai dengan dia, menerima perempuan itu," katanya.

Setelah cekcok LY sempat menerima keputusan RH. RH pun menelpon wanita itu untuk memastikan keseriusan LY.

“Jadi saya telpon gak diangkat pak. Jadi dia (RH) telepon melalui HP dia, gak mau ngangkat perempuan itu. Dichatnya kan, diangkat saja gakpapa," kata LY.

"Tiba-tiba diangkat, saya bilang sama perempuan itu kejam gak nyangka kata saya kan. Orang sini pak bukan orang Riau kan. Kamu tau kalau RH ada anak istri, dia diam pak, gak ngomong apa-apa pak. Tiba-tiba dia bilang, cakmano yuk, aku lah terlanjur samo kak RH, dan jugo aku saat ini sedang hamil tiba-tiba saya gak percaya pak," sambungnya.

Saat itu LY meminta bukti kepada wanita yang mengaku hamil itu. Ia pun mendapatkan foto test pack yang menunjukkan dua garis tanda kehamilan.

Setelah cekcok, LY dan RH sempat melakukan hubungan suami istri. Setelah subuh ia mandi dan terlintas ingin mengakhiri hidupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun hal itu gagal karena ia masih memikirkan 3 orang anaknya hasil dari pernikahannya dengan sang suami yang sudah 12 tahun.

"Saya bawa Salat Subuh, masih menangis pak. Saya gak menyangka selama 12 tahun kami menikah hancur dalam sekejap. Selesai Salat Subuh saya beres-beres warung, mau buka warung tadi kan masih pagi. Saya melihat cutter, tanpa sadar saya langsung belari ke kamar, langsung kejadian itu," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral