News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ganjar Dorong PDIP dan PPP Ajukan Hak Angket DPR Usut Dugaan Pemilu Curang, Ini Komentar Mahfud MD

Mahfud MD angkat bicara terkait usulan capresnya Ganjar Pranowo yang mendorong PDIP dan PPP selaku partai pengusungnya mengajukan hak angket di DPR RI untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Selasa, 20 Februari 2024 - 14:53 WIB
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD angkat bicara terkait usulan capresnya Ganjar Pranowo yang mendorong PDIP dan PPP selaku partai pengusungnya mengajukan hak angket di DPR RI untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Mahfud menjelaskan hak angket hanya dapat digunakan di lingkungan Parlemen dan yang mengajukan adalah partai politik anggota Parlemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya itu tugas DPR ya. DPR itu artinya partai. Saya kan bukan partai. Saya tidak tahu,” ungkap Mahfud di kantor pribadinya, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2024).

Eks Menko Polhukam itu menuturkan hak angket DPR sudah dibicarakan oleh partai politik pengusungnya pascapencoblosan Pemilu 2024.

Mahfud menegaskan dia tidak akan ikut campur terkait hak angket DPR lantaran bukan bagian dari partai.

Sebagai paslon yang diusung partai, Mahfud mengatakan hanya ditugasi terkait masalah hukum untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu.

tvonenews

“Saya sebagai paslon, masalah hukum sudah menyerahkan ke sebuah tim khusus. Jadi saya sudah tidak tahu, tidak harus tahu apa yang dikerjakan. Mereka terus bekerja tim khusus,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ganjar mendorong partai pengusungnya memakai hak angket dugaan kecurangan Pilpres 2024 di DPR RI. Adapun partai pengusungnya yang berada di Parlemen adalah PDIP dan PPP.

Eks Gubernur Jawa Tengah itu menjelaskan hak angket merupakan hak penyelidikan DPR.

Hak angket menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban KPU RI dan Bawaslu soal dugaan kecurangan Pilpres 2024.

“Jika DPR tak siap dengan hak angket, saya mendorong penggunaan hak interpelasi DPR untuk mengkritisi kecurangan pada Pilpres 2024,” kata Ganjar di Jakarta, Senin (19/2/2024).

Dia menjelaskan usulan untuk menggulirkan hak angket di DPR oleh partai pengusung Ganjar-Mahfud itu sudah disampaikannya dalam rapat koordinasi TPN Ganjar-Mahfud pada 15 Februari 2024.

Menurut Ganjar, dugaan kecurangan Pilpres secara terang-terangan itu tidak boleh didiamkan begitu saja oleh DPR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Politikus PDIP itu juga mendorong anggota DPR untuk menggelar sidang atau memanggil para penyelenggara Pemilu untuk diminta pertanggungjawaban.

“Kalau ketelanjangan dugaan kecurangan didiamkan, maka fungsi kontrol enggak ada. Yang begini ini mesti diselidiki, dibikin pansus, minimum DPR sidang, panggil, uji petik lapangan,” pungkas Ganjar. (saa/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT