GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Apa dengan Sri Sultan HB X? Jokowi, Ketum PBNU, SBY hingga Ganjar Berada di Yogyakarta

Dalam minggu yang sama, tokoh-tokoh besar banyak bekunjung ke Yogyakarta, seperti SBY, AHY, Ganjar, Ketum PBNU, dan Presiden Jokowi yang menemui Sri Sultan HB X
Rabu, 31 Januari 2024 - 05:15 WIB
Kolase Foto HB X, Presiden Jokowi, dan SBY
Sumber :
  • istimewa

Jogja, tvOnenews.com - Jelang beberapa minggu lagi pemilihan presiden 2024 (Pilpres 2024). Akhir-akhir ini, Kraton Yogyakarta ramai dikunjungi elite politik hingga tokoh tekemuka Indonesia, hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Bayangkan saja, tidak hanya Presiden Jokowi yang berkunjung ke Kraton Yogyakarta untuk bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf juga menemui Sri Sultan HB X dengan waktu yang berbeda. 

Bahkan, tak hanya mereka saja yang ada di Yogyakarta kala itu, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono hingga presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono. 

Sementara, Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo kala tokoh-tokoh tersebut di Yogyakarta bertemu Hamengkubuwana X. Ia malah membuat kampanye akbar di alaun-alun wates Kulon Progo, Minggu (28/1/2024). 

Lantas, ada apa dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan mengapa di hari yang sama tokoh-tokoh besar berada di Yogyakarta? 

Memang, sebelum pertemuan ini, Sri Sultan Hamengku Buwono X diterpa isu yang tak menyadapkan. 

Hal ini lantaran putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep bersilaturahmi ke Sri Sultan Hamengku Buwono X. 

Setelah lakukan silaturahmi, foto ia sebagai ketum PSI dan istri bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X viral di media sosial. 

Sebab netizen menilai dalam foto tersebut Sri Sultan Hamengku Buwono X berikan kode isyarat. 

Di mana akun Instagram Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep ramai jadi perbincangan warganet.

Tepatnya saat foto bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X).

Terlihat dalam foto, HB X seakan memberikan kode tiga jari. 

Warganet lalu berasumsi bahwa Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat ini memberikan dukungan kepada Paslon nomor urut tiga.
  
Namun, hal tersebut langsung ditanggapi HB X. Ia tegaskan,  saat itu dia menemui Kaesang sebagai Gubernur DIY.

Pertemuan yang berlangsung di ruang Gubernur DIY ini wujud silaturahmi. HB X juga mengelak bahwa pertemuan ini membahas isu politik.

"Saya tidak bisa komentar itu (pose dalam foto) soalnya partai. Enggak tahu saya, tanya partai politik. (Pertemuan dengan Kaesang) Cuma silaturahmi," pungkasnya di sela-sela kunjungan kerja di Waduk Sermo, Kulon Progo, Senin (15/1/2024). 

Tak hanya pertemuan antara Kaesang dan HB X saja yang menuai komentar dan menyita perhatian publik hingga elite politik.

Namun, pertemuan HB X dengan Jokowi hingga Ketum PBNU dan tokoh-tokoh besar, seperti SBY hingga Ganjar ada di Yogyakarta di minggu yang sama.

Ternyata, juga menuai komentar dan menyita perhatian elite politik. 

Seperti diketahui, sebelum Presiden menemui HB X, ia gowes bareng dengan Ketum Demokrat, AHY.

Seperti diberitakan sebelumnya, Istana pun mengungkapkan isi pertemuan antara Jokowi dan AHY. 

Pihaknya menyebutkan, bahwa pertemuan tersebut merupakan hal biasa dan berlangsung santai sambil sarapan.

"Presiden bertemu dengan tokoh-tokoh politik adalah hal yang biasa. Apalagi itu dilakukan di hari libur, dalam suasana informal, rileks, sambil sarapan," kata Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, kepada wartawan, Minggu (28/1/2024).

Saat gowes pagi tadi, Jokowi dan AHY bertemu di Alun-alun Utara Jogja. Kemudian keduanya lanjut untuk sarapan pagi di Gudeg Yu Djum di daerah Wijilan.

Ari menjelaskan keduanya membahas banyak hal, mulai dari hal-hal ringan hingga situasi politik Indonesia.

"Pertemuan dengan Mas AHY membicarakan mulai hal-hal yang ringan-ringan sampai dengan persoalan kebangsaan dan situasi perpolitikan di Tanah Air," ujarnya.  

Jokowi dan AHY kemudian kembali ke Gedung Agung setelah sarapan bersama sekitar 45 menit. Begitu sampai di depan Gedung Agung, AHY pamit kepada Jokowi untuk melanjutkan agenda berikutnya.

Setelah pertemuan dengan AHY, Presiden Jokowi bertemu HB X. Dalam pemberitaan dikabarkan, bahwa pertemuan itu dilakukan di Keraton Kilen yang berada di area Keraton Yogyakarta.

Dari pantauan tvOnenews, Jokowi datang ke Keraton Kilen sekitar pukul 10.25 WIB. Selama kurang lebih satu jam pertemuan antara dua tokoh ini berlangsung. 

Pertemuan antara Jokowi dan Sultan HB X ini digelar secara tertutup.

Menantu Sultan HB X, KPH Notonegoro mengatakan jika kedatangan Jokowi ke Keraton Kilen untuk bersilaturahmi dengan Sultan HB X.  

Notonegoro menyebut Jokowi biasa bersilaturahmi dengan Sultan HB X ketika sedang berada di Yogyakarta.

"Tadi Bapak Presiden berkunjung ke Keraton. Ini hal yang sudah biasa kalau beliau ke Yogyakarta dan ada waktu biasanya silaturahmi kepada Ngarsa Dalem. Bertemu kurang lebih satu jam," kata Notonegoro.

Terkait pertemuan itu, Notonegoro meminta agar tidak ditafsirkan atau dinarasikan yang tidak-tidak. 

Notonegoro juga jelaskan, jika antara Jokowi dan Sultan HB X memang kerap bersilaturahmi

"Pertemuannya tertutup. Kalau saya ditanya ngobrolin apa saya gak tahu. Tapi ada pesan dari kami mohon jangan dinarasikan yang enggak-enggaklah. Ngarsa Dalem (Sultan HB X) memang dengan Bapak Presiden sering bersilaturahmi. Gitu aja," ujar Notonegoro. 

Sementara, pertemuan HB X dengan ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf. Ditegaskan Yahya Cholil, bahwa NU mencontoh sikap Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X yang tetap netral pada Pilpres 2024.

"PBNU tidak terlibat dukung mendukung kita akan berusaha menjalankan peran meniru Ngarsa Ndalem, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Menjaga kebersamaan masyarakat," sebut Gus Yahya, saat ditemui wartawan setelah bertemu Sultan di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Senin (29/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Yahya menyampaikan, secara organisasi NU tetap netral. Namun, jika terdapat kader-kader NU yang mendukung salah satu pasangan calon bahkan menjadi salah satu tim pasangan calon presiden, maka diwajibkan untuk cuti dari kepengurusan NU.

"NU tidak terlibat dukung mendukung sebagai organisasi lembaga, tidak terlibat dukung mendukung. Walaupun sebagian teman-teman pengurus dan aktivis kemudian ikut bahkan ada yang jadi tim kampanye resmi, dan sebagainya terhadap mereka PBNU pemberlakukan kewajiban cuti dalam kepengurusan," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT