News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

20 ABK Kapal Asing Bendera Vietnam Terpapar Covid-19 di Samarinda  

Puluhan ABK Kapal Asing Vietnam terpapar Covid-19 di Perairan Muara Berau, Samarinda, Kalimantan Timur, setelah petugas KKP Samarinda melakukan celah tangkap  
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 10 Desember 2021 - 15:31 WIB
Kapal MV.VTO (inisial MV. Viet Thuan Ocean) tiba di Perairan Muara Berau Samarinda minggu (05/12/2021)
Sumber :
  • Tim Tvone-Asho A Marmin

Samarinda, Kalimantan Timur – 20 orang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Asing berbendera Vietnam terpapar Covid-19, di Perairan Muara Berau Samarinda, Kalimantan Timur, setelah petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda melakukan cegah tangkal masuk dan keluarnya penyakit menular yang berpotensi wabah Covid-19 dengan pemerikasaan seluruh kapal dan awaknya yang datang dari luar negeri maupun dalam negeri. Hal tersebut dibenarkan oleh Petugas KKP yang langsung disampaikan oleh kepala kantor bersama unsur kemaritiman di Samarinda dalam jumpa persnya yang digelar di Aula KKP kelas II di Jalan Kapten Soedjono Samarinda, Jumat (10/12/2021) pagi tadi.

 “Setelah mendapat laporan dari agent pelayaran dari kapal MV.VTO (inisial MV. Viet Thuan Ocean) tiba di Perairan Muara Berau Samarinda, Minggu (05/12/2021) lalu, esok harinya kami dari team Boarding melakukan pemeriksaan kapal dalam karantina dengan memeriksa dokumen kesehatan, sanitasi kapal, pemeriksaan suhu dan pemeriksaan test antigen dan hasilnya dari 22 orang ABK, 18 orang terkonfirmasi hasil test antigennya positif” papar Solihin, Kepala Kantor KKP Kelas II Samarinda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil temuan team Boarding KKP Kelas II samarinda dari kapal tersebut, Selasa (07/12/2021) seluruh ABK dan Perwira Kapal dilakukan test PCR dan hasil dari RT-PCRnya menjadi 20 orang ABK yang menunjukkan hasil positif serta 2 orang ABK yang mengalami gejala sesak nafas dengan kondisi SPO2 88% dan 89%.  

Kedua ABK yang bergelaja tersebut adalah seorang laki-laki berusia 44 tahun yang dirujuk ke Rumah Sakit RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda, Rabu (08/12/2021) dan esok harinya laki-laki berusia 32 tahun juga bergejala yang sama langsung di rujuk ke RSUD Abdul Wahab Syaranie, Kamis (09/12/2021) kemarin.  

Solihin menambahkan bahwa dari 22 ABK kapal niaga berbendera Vietnam tersebut, hanya 2 orang ABK yang memiliki keterangan telah menerima suntikan vaksin, satu diantaranya hanya sekali dosis.

Kapal Bersama awaknya hingga saat ini dalam pengawasan tim gabungan kemaritiman di Samarinda dan Kutai Kartanegara. Sementara Kepala Seksi Keselamatan Berlayar kantor KSOP Kelas II Samarinda, Capt. Slamet Isyadi, depan awak media menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penghentian aktifitas di kapal tersebut.  

“Setelah kami mendapat surat dari KKP kelas II Samarinda, terkait hal tersebut, kami telah melakukan penghentian untuk kegiatan di sana, baik kegiatan floating crane maupun kapal penumpuk yang akan mengisi muatan di kapal MV-VTO tersebut, tutupnya.

Dan berikut rincian jumlah para ABK yang tarpapar:         

*2 Orang ABK dirawat di RSUD AWS Samarinda

*18 Orang ABK yang Bergejala diantaranya :

-          13 Orang Demam

-          16 Orang Batuk

-          11 Orang Pilek

-          16 Orang Sakit Tenggorokan

-          6 Orang Susah Nafas

-          2 Orang Hilang Indra Penciuman

-          6 Orang Diare

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

-          14 Orang Lemah

(Asho A. Marmin/Ask)  

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT