GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KemenPPPA Ajak Konten Kreator Ramaikan Konten Ramah Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengajak para konten kreator Tanah Air untuk membuat konten yang ramah anak.
Minggu, 19 November 2023 - 10:59 WIB
KemenPPPA ajak konten kreator ramaikan konten ramah anak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengajak para konten kreator Tanah Air untuk membuat konten yang ramah anak.

Menurut Bintang, konten ramah anak yang sehat dan positif penting digaungkan di tengah perkembangan teknologi saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan penyebarluasan konten ramah anak dapat menjadi penyeimbang informasi tidak layak yang banyak beredar dan mudah diakses oleh anak. 

Mengingat dalam salah satu pasal Konvensi Hak Anak dan Undang-Undang Perlindungan Anak disebutkan bahwa anak memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang layak anak.

"Saya mengajak para konten kreator untuk terus berkarya menghasilkan program-program anak yang berkualitas dan menjadi media informasi yang sehat bagi anak. Saya juga mengajak kita semua untuk ikut berperan dalam mengawasi berbagai program informasi yang ada di masyarakat," ujar Bintang dalam YouTube Kids and Family Summit Indonesia di Jakarta.

KemenPPPA ajak konten kreator ramaikan konten ramah anak. Dok: Istimewa

Bintang mengatakan saat ini penyebarluasan informasi tidak terbatas pada media massa seperti televisi, radio, koran ataupun majalah. 

Media yang digunakan untuk menyediakan maupun mengakses informasi jauh lebih beragam. Salah satunya YouTube.

"Kepopuleran YouTube di dunia anak-anak tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, kami mengapresiasi YouTube Indonesia dalam upayanya memenuhi hak anak atas informasi yang layak melalui program-program yang khusus didedikasikan untuk anak seperti YouTube Kids dan program-program untuk anak lainnya," ujarnya.

Menurut dia, penyediaan informasi yang bernuansa positif dan bermanfaat bagi tumbuh dan kembang anak dapat mencegah timbulnya berbagai isu anak seperti pornografi, sadisme, radikalisme dan kekerasan termasuk kekerasan seksual.

“Memperoleh informasi yang layak adalah hak anak. Hak anak adalah hak asasi manusia yang harus dilindungi dan harus dipenuhi oleh negara, orang tua, masyarakat dan seluruh pihak,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Rini Handayani menjelaskan konten ramah anak adalah konten yang memperhatikan perspektif dan 4 prinsip hak anak, yaitu non diskriminasi; kepentingan terbaik bagi anak; hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan serta penghargaan terhadap pendapat anak.

“Konten harus aman, nyaman, tidak mengandung kekerasan, tidak mengganggu tumbuh kembang anak dan yang terpenting mendengarkan aspirasi anak,” imbuh Rini.

Dalam upaya melindungi anak dari konten-konten yang tidak layak, KemenPPPA telah menjalin kerja sama dengan mitra Kementerian/Lembaga terkait seperti Perpustakaan Nasional, Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga Komisi Penyiaran Indonesia. 

Salah satu aksinya adalah membuat konten yang diperlukan oleh anak, keluarga dan masyarakat. Misalnya, pengasuhan anak dengan cara positif.

Rini pun mengajak para konten kreator yang hadir untuk meramaikan media digital dengan konten positif yang ramah anak.

tvonenews

“Suatu bangsa yang memperhatikan pembangunan anak adalah bangsa yang visioner. Oleh karena itu, saya mengajak para konten kreator untuk membuat konten yang positif bagi anak dan keluarga. Artinya teman-teman turut menyelamatkan bangsa kita,” ujar Rini.

Sementara itu, Country Head Youtube Indonesia Suwandi Widjaja mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menyediakan media yang aman dan kualitas konten yang bermutu bagi anak di seluruh dunia termasuk Indonesia.

“Tahun 2015 pertama kalinya YouTube meluncurkan YouTube Kids, sebuah channel atau saluran khusus untuk anak-anak. Kita merasa perlu adanya tempat khusus untuk kids dan family. Setelah itu, YouTube Kids berkembang ke seluruh negara di dunia. Pada 2021-2022 kita terus memperbaiki kualitas di YouTube Kids dan memperbaharui supaya kreator kids dan family bisa berkembang di Indonesia,” tutur Suwandi.

Dalam upaya menyajikan konten yang berkualitas tinggi dan sesuai usia, pada 2022, YouTube menyusun pedoman bagi konten kreator keluarga yang terdiri atas 5 prinsip konten kualitas tinggi dan 6 prinsip konten kualitas rendah.

Pedoman ini dapat dijadikan panduan pembuatan konten yang aman dan ramah anak.

Adapun 5 prinsip kualitas tinggi yang disebutkan oleh YouTube adalah konten yang mengajari anak menjadi orang yang baik dengan memberikan contoh atau perilaku positif, konten yang menstimulasi kreativitas dan imajinasi anak, konten yang mengangkat tema keberagaman, kesetaraan dan inklusi.

Lalu, konten mengenai belajar dan rasa ingin tahu seperti eksperimen sains dan konten interaksi dengan apa yang sedang terjadi di dunia ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, 6 prinsip konten kualitas rendah dalan pedoman tersebut adalah konten yang terlalu komersial dan promosional, konten yang berkedok edukasi dan konten yang hanya mencari sensasi atau misleading.

Kemudian konten yang mendorong perilaku negatif, konten yang menghalangi pemahaman dan penggunaan karakter anak untuk hal-hal yang salah. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjawab hukum perempuan menjadi khatib dalam sesi khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) di tengah momentum Lebaran.
Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id di masjid atau lapangan, mana yang lebih utama? Ustaz Abdul Somad jelaskan perbedaan pandangan mazhab dan alasannya secara lengkap.
Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menyentil Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral menghaburkan uang penyebab pilih mudik jalan kaki dari Bandung-Ciamis.
Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Pemain tersebut diizinkan klubnya untuk bergabung Timnas Indonesia dalam rangka FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral