News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Lebaran Anti-Gadget: Kemenkomdigi Bagikan 5 Rekomendasi Game Tradisional dan Modern

Perayaan Idul Fitri 1447 H di Indonesia kali ini diwarnai dengan imbauan dari pemerintah agar masyarakat lebih mengutamakan kualitas waktu bersama keluarga. 
Jumat, 20 Maret 2026 - 19:02 WIB
Ilustrasi permainan. Dalam foto ini kubus rubik dimainkan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Perayaan Idul Fitri 1447 H di Indonesia kali ini diwarnai dengan imbauan dari pemerintah agar masyarakat lebih mengutamakan kualitas waktu bersama keluarga. 

Salah satu langkah konkretnya adalah dengan membatasi durasi penggunaan gawai (gadget) selama momen kemenangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merujuk pada akun Instagram resmi @kemkomdigi yang diunggah Rabu (18/3), terdapat lima rekomendasi permainan ramah anak yang sejalan dengan semangat Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 mengenai Pelindungan Anak dalam sistem elektronik (PP Tunas).

Tebak-tebakan Klasik
Ide pertama yang selalu efektif mencairkan suasana adalah tebak-tebakan. Permainan ini sangat fleksibel karena bisa dimainkan oleh seluruh anggota keluarga dari berbagai generasi. 

Kategori yang digunakan pun beragam, mulai dari nama hewan, judul lagu, hingga nama publik figur. Aturannya sederhana: satu orang memberi petunjuk, sementara yang lain berlomba menebak dengan cepat.

ABC 5 Dasar
Permainan legendaris ini diprediksi akan menjadi favorit bagi generasi milenial dan gen Z awal. Permainan ini mengandalkan kecepatan berpikir berdasarkan huruf abjad yang muncul dari hitungan jari.

Dalam unggahannya, Kementerian Komunikasi dan Digital mendeskripsikan: "Semua pemain setor jumlah jari secara bebas, lalu hitung urutan abjad sesuai total jari yang ada. Jika berhenti di huruf "B", semua harus rebutan menyebutkan kata sesuai kategori (misal: Nama Hewan). Siapa yang paling lambat atau gagal menjawab, siap-siap kena hukuman lucu."

Tantangan Rubik
Bermain rubik bisa menjadi alternatif menarik untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari layar ponsel. 

Balok warna-warni 3x3 ini tidak hanya seru, tetapi juga melatih konsentrasi dan kemampuan pemecahan masalah. Agar lebih meriah, anggota keluarga bisa mengadakan kompetisi adu cepat menyusun warna terbanyak.

Strategi Kartu UNO
Bagi keluarga yang menyukai adu strategi dan ketangkasan, kartu UNO adalah pilihan tepat. Kombinasi antara taktik menyusun kartu dan faktor keberuntungan seringkali menciptakan momen yang penuh gelak tawa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, jika dimainkan saat sedang dalam perjalanan mudik, pastikan kondisi kendaraan cukup stabil agar kartu tidak berantakan.

Permainan Papan Ludo
Terakhir adalah Ludo, permainan papan ikonik yang dimainkan dengan empat bidak dan satu dadu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral