News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! Menantu Habib Rizieq Shihab Bela Warga Rempang, Habib Hanif Al Athos: Jangan Pikir Nabi Tidak Sakit Hati

Mendengar konflik yang terjadi di Rempang, Batam, sejumlah pihak memberikan tanggapannya. Salah satunya menantu Habib Rizieq Shihab, Habib Hanif Al Athos
Selasa, 26 September 2023 - 13:14 WIB
Mantu Habib Rizieq Shihab, Habib Hanif Al Athos Bela Warga Rempang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Konflik Pulau Rempang menjadi perhatian bagi banyak pihak. Publik masih menyoroti konflik yang sempat adanya aksi unjuk rasa yang diwarnai kericuhan antara warga Pulau Rempang, Batam dengan aparat. 

Warga setempat melakukan aksinya lantaran menolak adanya rencana pembangunan kawasan Rempang Eco City. Hal ini membuat warga terpaksa direlokasi namun belum menerima kepastian dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendengar konflik tersebut, sejumlah pihak memberikan tanggapannya. Salah satunya menantu Habib Rizieq Shihab, Habib Hanif Al Athos murka saat membela warga di Pulau Rempang.

Dalam sebuah kesempatan, Habib Hanif Al Athos menjelaskan Rasulullah meminta untuk tidak menzalimi umatnya. Bila seseorang berani menzalimi umatnya, maka Rasulullah akan murka.

Sementara itu, saat ini warga Rempang sedang terusik dengan kabar tempat tinggalnya selama ini akan digusur. 

Saat mengetahui adanya konflik tersebut, Habib Hanif Al Atthos murka karena warga Rempang akan direlokasi.

"Bagaimana ada sekelompok orang yang sudah turun temurun tinggal di salah satu pulau yang ada di Kepulauan Riau. Tiba-tiba apa yang terjadi saudara, atas nama investasi pingin digusur, diusir, dijauhkan. Atas nama investasi saudara rakyat berontak, rakyat banyak yang tidak terima, sakit hati umat Nabi,” ungkap Habib Hanif Al Athos dalam sebuah video pada kanal Youtube Qolbu Aswaja.

Dengan suara lantang dan menggebu-gebu, menantu Habib Rizieq Shihab ini ungkapkan rasa simpatinya kepada warga Pulau Rempang. 


Habib Hanif Al Athos. (Ist)

Habib Hanif mengungkapkan Nabi Muhammad SAW pasti merasakan sakit hati bila hati umatnya tersakiti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan Anda pikir ketika hati umat Nabi sakit seperti itu, menetes air mata mereka harus meninggalkan tanah air, mereka yang sudah turun temurun, mereka tinggal di situ diperlakukan seperti itu, Anda bikin sakit hati umat Nabi, jangan pikir Nabi tidak sakit hati," ujarnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan bila Anda ingin menyenangkan hati Rasulullah SAW maka Anda juga harus memperhatikan umatnya. Seperti warga yang kini tengah menghadapi konflik di Pulau Rempang, Batam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral