News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6,3 Ton Daging Celeng Dimusnahkan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Bandar Lampung

Balai Karantina Pertanian kelas 1 Bandar Lampung, memusnahkan barang bukti Daging Celeng tanpa dokumen sebanyak 6,3 Ton.
Selasa, 23 November 2021 - 18:29 WIB
6,3 Ton Daging Celeng Dimusnahkan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Bandar Lampung
Sumber :
  • tvone

Lampung Selatan, Lampung - Balai Karantina Pertanian kelas 1 Bandar Lampung, memusnahkan barang bukti Daging Celeng tanpa dokumen sebanyak 6,3 Ton, hasil dari ungkap kasus pada hari Jum'at (9/7/21) dan hari Rabu (6/10/21), yang di amankan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung selatan.

Kepala Balai Karantina Pertanian kelas 1 Bandar Lampung, Drh. Muh Jumadh, melalui Sub Koordinator Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian kelas 1 Bandar Lampung, Karman, didampingi Kejaksaan Negeri Kalianda Lampung Selatan, Ditreskrimsus Korwas Polda Lampung, Kepala KSKP Bakauheni, Sekdin Peternakan Lampung Selatan, Sub Denpom II/3-2 Lampung Selatan, mengungkapkan bahwa barang bukti daging celeng yang dimusnahkan pada pagi hari ini (23/11) sudah dilakukan pemeriksaan laboratoris dan sudah dinyatakan bahwa barang tersebut adalah benar daging celeng atau babi hutan. Setelah mendapatkan ijin dari Pengadilan langsung kami lakukan pemusnahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk jumlah yang dimusnahkan ada 6.380 Kilogram daging celeng. Pengungkapan daging celeng ini adalah hasil dari kolaborasi dan sinergitas kerja secara bersama-sama di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni yaitu dengan KSKP Bakauheni, dan instansi terkait yang ada di Pelabuhan Bakauheni", ungkap Sub Koordinator Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian kelas 1 Bandar Lampung Karman, Selasa (23/11/21).

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Kalianda Lampung selatan Dwi Astuti Beniyati SH.,MH mengimbuhkan, Alhamdulillah sejauh ini kami dengan pihak karantina pertanian telah melakukan penanganan hukum sudah terkoordinasi.

"Jadi sudah sering kami melakukan persidangan mengenai permasalahan dari karantina dan itu sudah berjalan dengan baik dan teratasi semua permasalahan dan pada pihak pengadilan juga kita koordinasinya baik jadi selama ini sudah berjalan dengan baik. Terakhir kasus yang kami tangani dari karantina adalah penyelundupan burung, jadi kalau burung sudah beberapa kali dan itu sudah putus, sudah inkrah dan itu sudah kita eksekusi juga kasus burungnya", ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kalianda Lampung Selatan, Dwi Astuti Beniyati.

Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika SH.,MH juga menambahkan, Jadi kegiatan yang kita laksanakan di Seaport Interdiction baik itu kegiatan operasi patuh atau kegiatan-kegiatan rutin yang sering dilaksanakan dikawasan pelabuhan pada saat itu didalam sebuah kendaraan kedapatan membawa daging celeng ini dan selanjutnya kita koordinasi untuk penegak hukumnya kita serahkan ke Karantina untuk bersama-sama untuk penyidikan lebih lanjut.

"Untuk modusnya selalu bermacam-macam dan selalu dinamis, pertama kita dapatkan bersama-sama itu berada dalam angkutan umum, selanjutnya ditemukan lagi dalam kendaraan Cool Box awalnya drivet tersebut mengatakan yang dibawanya adalah buah, setelah dilakukan pemeriksaan secara detail ditemukan daging celeng tersebut. Pengakuan daripada driver daripada kendaraan tersebut bahwa daging celeng yang diangkut ada yang dari Bengkulu, dan ada yany dari Kotabumi, Lampung Utara". Tutur AKP Ridho Rafika, Selasa (23/11/21).(Pujiansyah/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Bek andalan Go Ahead Eagles Dean James akhirnya bisa bernapas lega. Setelah sempat terjerat polemik administratif bertajuk “Passportgate”, pemain Timnas Indone-
KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasannya menetapkan tersangka terhadap Marjani selaku ajudan Gubernur Riau, Abdul Wahid. KPK menyebut berdasarkan
Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh ajudan Gubernur Riau, Marjani. Pelaksana tugas Direktur
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.

Trending

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Seorang driver taksi online ditemukan tewas terkapar di area selatan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (13/4) pagi. Kondisi tersebut mengundang perhatian warga
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana CSR serta penerimaan lainnya yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi. Enam saksi
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Selengkapnya

Viral