News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakak Beradik Korban Kebejatan Keluarga dan Tetangga, DP3AP2KB: Psikologis Korban Mengkhawatirkan

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Editiawarman
Jumat, 19 November 2021 - 10:15 WIB
Editiawarman, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DP3AP2KB) kota Padang
Sumber :
  • Tim TvOne/Ist

Padang, Sumatera Barat - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Editiawarman, kondisi kakak beradik korban pencabulan dan pemerkosaan sedarah yang terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat sangat mengkhawatirkan. Menurutnya, berdasarkan hasil wawancara singkat baik dengan dua korban dan dua pelaku yang masih dibawah umur, dapat disimpulkan jika mental mereka sudah terbentuk dengan keras.  

“Kalau dilihat kondisi anak tadi malam, sedih kita. Kondisi anak yang jadi korban dan yang menjadi pelaku, sama-sama memprihatinkan. Mohon maaf, kami menduga mungkin anak ini kurang mendapatkan kasih sayang. Secara mental, terbentuk keras,” kata Editiawarman, Kamis 18 November 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DP3AP2KB kata Editiawarman, saat ini masih fokus pada perlindungan terhadap kedua korban yang masih dibawah umur. Terkait kapan perbuatan itu dialami oleh kedua korban, belum mengarah sampai kesana.  

“Kapan perbuatan ini dialami, belum sampai kesana. Namun, sepertinya sudah berlangsung beberapa kali. Kita harus gali lagi, ngobrol dengan anak dan pelaku. Karena sekarang, sudah ada mental blok yang terbentuk. Maka pendekatan kita, tidak menggali itu kepada anak. Kita harus bertemu dulu hati dengan hati, jiwa dengan jiwa dan pikiran dengan pikiran. Supaya anak ini, merasa diperhatikan,” ujar Editiawarman. 


Editiawarman menambahkan, ketika komunikasi sudah terjalin dengan baik dan korban sudah merasa diperhatikan, maka pihaknya akan menelusuri lebih dalam lagi. Secara hukum, kepolisian juga akan menggali fakta baru. 
 
“Mudah-mudahan terungkap. Nanti polisi lah yang akan merilis itu,” kata Editiawarman.

Berdasarkan pengamatan dan fakta yang diperoleh DP3AP2KB, hubungan antara kedua korban dengan ayah dan ibunya sepertinya tidak sebagaimana idealnya dalam sebuah keluarga.
 
Keluarga sebagai basis pembangunan bangsa kata Editiawarman, tampaknya sekarang sudah mulai terjadi erosi komunikasi dan kasih sayang. Terkait apakah kedua anak tersebut akan dikembalikan ke orang tuanya, Editiawarman belum bisa memastikan hal itu. Menurutnya, saat ini masih fokus pada perlindungan dan rehabilitasi terkebih dahulu.
 
“Secara psikologis anak, memang harus didekatkan kepada orang tua. Pekerjaan kami berikutnya mengedukasi orang tua. Proses psikologis ini tidak bisa ditargetkan waktunya. Ini PR besar. Dengan banyaknya kasus terdeteksi, kami berharap kesadaran publik meningkat, sehingga pengawasan jadi aktif di masyarakat,” tutup Editiawarman.
 

Hingga hari ini, Satreskrim Polresta Padang telah merilis tujuh pelaku pencabulan dan pemerkosaan terhadap kakak beradik di Kota Padang, Sumatera Barat. Lima dari tujuh pelaku merupakan keluarga sedarah para korban yaitu kakek, paman, kakak kandung, kakak tiri dan sepupu. Sementara dua terduga pelaku lainnya, terdiri dari satu orang tetangga korban dan satu orang lagi adalah teman paman korban.  (Wahyudi Agus/ Wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT