News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ponpes Al-Zaytun Usir Media Saat Lakukan Liputan: Yayasan Belum Siap Bertemu tvOne

Tim tvOnenews kembali mencoba melakukan konfirmasi ke Ponpes Al-Zaytun di Indramayu, Jawa Barat. Namun sayang, kehadiran tim fakta tvOnenews justru ditolak
Kamis, 8 Juni 2023 - 09:34 WIB
Tim tvOnenews saat melakukan peliputan ke Ponpes Al-Zaytun, Indramayau, Jawa Barat
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah Kontroversi yang terjadi di Pondok Pesantern Al-Zaytun, dan yang terbaru soal diperbolehkanya berzina asal memiliki uang untuk penebusan dosa, tim tvOnenews kembali mencoba melakukan konfirmasi ke Ponpes yang berada di Indramayu, Jawa Barat. Namun sayang, kehadiran tim fakta tvOnenews justru ditolak oleh pihak Al-Zaytun.

Kehadiran tim tvOnenews langsung mendatangi Ponpes Al-Zaytun tak lain untuk melakukan konfirmasi terkait sejumlah kontroversi yang terjadi di Ponpes Al-Zaytun tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penolak peliputan terjadi saat tim tvOnenews telah berada di depan pintu gerbang Ponpes Al-Zaytun. Dengan lugas dan tegas tim keamanan ponpes mengatakan jika pihak yayasan tidak bisa menerima peliputan media, terutama tvOne.

Berikut percakapan tim tvOnenews bersama pihak keamanan yang mencoba menghalangi tim peliputan media masuk ke dalam Ponpes Al-zaytun.

Reporter tvOne: Saya Tiara pak dari tvOne, kemarin juga sudah datang ke Al-Zaytun, kedatangan kami mau peliputan, dengan pak siapa?

Keamanan Al-Zaytun: Saya Pak Nakam. Tapi mohon maaf dari pihak yayasan belum siap untuk bertemu dengan tvOne

Reporter tvOne: Kenapa?

Keamanan Al-Zaytun: dari yayasan sendiri belum siap bertemu

Reporter tvOne: Iya, kenapa? disebutkan alasanya tidak pak?

Keamanan Al-Zaytun:ya Aasannya kita belum bersedia dengan tvOne

Reporter tvOne: Ini perintah dari siapa?

Keamanan Al-Zaytun: Dari saya keamanan Al-Zaytun

Reporter tvOne: Maksudnya yang pesan ke bapak siapa? 

Keamanan Al-Zaytun: Ya seseorang yang tidak bisa kami menyebutkan namanya, seseorang dari Yayasan, yang jelas belum bersedia  bertemu dengan tvOne. ya kita tidak bisa menyampikan alasan apapun.
 
Reporter tvOne: Kemarin kan kami sudah datang kesini, informasi dari pihak security juga bisa asal bawa surat peliputan resmi dan sekarang kami sudah siapkan surat perizinan peliputan yang diminta sama Al-Zaytun sudah saya bawa semua pak, termasuk kartu Pers

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keamanan Al-Zaytun: Ya tapi dari pihak yayasan tidak bersedia dengan tvOne mbak

Reporter tvOne: Yayasan ini maksudnya pimpinannya? Syeh Pandji Gumilangnya. Diupayakan dulu kaya kemarin ga bisa pak?

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral