News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pamer Kemewahan, Ternyata Mario Dandy sering Ngutang di Warung hingga Ditegur Gegara Sering Ngebut

Nama Mario Dandy Satriyo (20) masih jadi sorotan publik seusai terlibat kasus penganiayaan terhadap anak pengurus GP Ansor yang bernama David Ozora (17), (18/3)
Sabtu, 18 Maret 2023 - 16:32 WIB
Pamer Kemewahan, Ternyata Mario Dandy sering Ngutang di Warung hingga Ditegur Gegara Sering Ngebut.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Mario Dandy Satriyo (20) masih jadi sorotan publik seusai terlibat kasus penganiayaan terhadap anak pengurus GP Ansor yang bernama David Ozora (17), Sabtu (18/3/2023).

Mario Dandy Satriyo (20) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh polisi atas aksinya itu. Selain itu, Mario juga dikeluarkan dari kampusnya, Universitas Prasetya Mulya, imbas kasus tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, ada sosok lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Shane Lukas (19) yang merupakan teman Mario. Dia turut memprovokasi agar Mario Dandy memukul David. Shane juga lah yang merekam video aksi penganiayaan tersebut.

Tak hanya itu, imbas kasus penganiayaan ini turut membuat Rafael Alun Trisambodo, ayah dari Mario Dandy Satriyo dicopot dari jabatannya sebagai pegawai Kepala Bagian Umum atau eselon III Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Terbongkar tabiat Mario Dandy sebagai anak eks pejabat dengan kehidupan mewah dan kerap gonta-ganti kendaraan mewah.

Pamer kemewahan, ternyata Mario Dandy sering ngutang di warung hingga ditegur gegara sering ngebut.

Makin kesini sejumlah fakta terungkap terkait kelakuan Mario Dandy berdasarkan pengakuan mengejutkan orang-orang sekitar yang pernah mengenalnya.

Seperti diketahui, seiring kasus penganiayaan berat yang menjerat Mario Dandy karena memukul, menendang hingga menginjak-injak kepala sang korban David Ozora.

Mario Dandy kerap kali pamer motor mewah berupa Harley Davidson dan Mobil Jeep Rubicon yang dipakainya saat aniaya David.

Ternyata tak sampai disitu kelakuan Mario Dandy, baru-baru ini terungkap kembali kelakuan Mario Dandy diungkap oleh warga di tempat rumah mewah milik ayah Mario.

Rumah Rafael Alun Trisambodo yang berada di Jalan Ganesha 2/12, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Pengurus RT setempat yang bernama Sugiarto mengungkap bahwa Mario pernah ditegur warga sekitar, teguran itu dilontarkan lantaran Mario kerap kebut-kebutan di jalan Kampung.

Mario tak hanya kebut-kebutan di jalanan kampung, anak muda berusia 20 tahun itu juga membuat bising lingkungan sekitar karena dirinya memakai knalpot brong atau blombongan.

Kemudian, Mario Dandy juga pernah ngutang di kantin sekolah saat dirinya masih berseragam SMP.

Diketahui, Dandy pernah menempuh pendidikan di SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta. Selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut, tersangka penganiayaan ini dikenal sebagai anak yang hiperaktif dan suka menghabiskan waktu di kantin sekolah.

Kesaksian pedagang  di kantin sekolah tersebut, Sumijah (55) mengungkapkan bahwa Mario Dandy Satriyo suka berhutang di tempatnya.

Diceritakan bahwa Dandy yang hiperaktif kerap membawa bola dan main kesana kemarin, kalau ambil jajan langsung asal ngambil tapi nggak langsung bayar.

Setelah mengambil jajanan-jajanan, Dandy tidak langsung membayar, kenangan itu pun masih membekas bagi pedagang di kantin sekolah yang bernama Sumijah. 

Sontak saja, netizen di Twitter langsung menyinggung soal tabiat dari Mario Dandy yang kerap utang di kantin sekolah.

"Ngakak! makan kok di warung? katanya byk duit. kl tajir mah kg bklan mkn di warung, makan mestinya di hotel bintang 5 atawa fine dining yg kl skali makan itu bisa 1 jutaan tergantung menu. ada resto yg nge charge skali mkn 36 jt malah," komen netizen.

"Kan sdh biasa nggak pake uang
Alias tdk bayar," ujar netizen.

"Biasa kalau orang mendadak kaya seperti, apa lagi kayanya dari duit panas," ujar netizen.

Status hukum Agnes adalah anak yang berkonflik dengan hukum dan status hukum Mario Dandy


Kolase foto Mario Dandy dan detik-detik penganiayaan yang dilakukan terhadap David Ozora hingga berujung koma. 

Pihak kepolisian menetapkan tiga orang tersangka pada kassus penganiayaan secara membabi buta terhadap David Ozora.   

Ketiga orang tersangka itu yakni pelaku utama Mario Dandy Satrio alias MDS (20) anak eks Pejabat Pajak Kemenkeu, Shane Lukas alias SL (19), dan seorang perempuan yang masih berstatus anak bernama Agnes alias AG (15).  

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi ketiga tersangka tersebut diterapkan pasal berupa penganiayaan berat dengan rencana terlebih dahulu.   

"Pertama tersangka MDS, 355 KUHP subsider 354 Ayat 1 KUHP subsider 353 Ayat 2 KUHP subsider 351 Ayat 2 KUHP dan atau 76 C jo 88 UU perlindungan anak ancaman maksimal 12 tahun penjara," kata Hengki dalam konferensi persnya, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

"Tersangka SL yaitu 355 Ayat 1 KUHP jo 56 KUHP subsider 354 Ayat 1 jo 56 KUHP subsider 353 Ayat 2 jo 56 KUHP subsider 351 ayat 2 jo 76 C UU perlindungan anak," sambungnya.   

Hengki menuturkan penerapan pasal penganiayaan berat dengan direncanakan itu didapati pihak penyidik usai melakukan pemeriksaan secara mendalam berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi.   

Alhasil didapati adanya bukti penganiayaan berata yang terlebih dahulu direncanakan oleh para tersangka terhadap David.   

Di sisi lain, sang kekasih hati dari Mario Dandy yakni AG turut serta disangkakan pasal penganiayaan berat dengan direncanakan terlebih dahulu.   

Namun, khusus pelaku AG pihak kepolisian lebih mengutamakan penanganan anak yang berkonflik dengan hukum dengan merujuk pasal tentang perlindungan anak.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"AG Pasal 76 C jo pasal 80 UU perlindungan anak dan atau 355 Ayat 1 Jo 56 subsider 353 aAyat 1 KUHP subsider 351 Ayat 2 KUHP," ungkapnya. (raa/ind)

Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral