News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teddy Minahasa Sengaja Pergi ke Pabrik Sabu-sabu di Taiwan, Mami Linda: 3 Kali Bertemu Mr X

Mantan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Teddy Minahasa disebut sengaja pergi ke pabrik sabu-sabu di Taiwan, bertemu dengan seorang bandar
Rabu, 15 Maret 2023 - 18:28 WIB
Teddy Minahasa dan Linda Pujiastuti
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Teddy Minahasa disebut sengaja pergi ke pabrik sabu-sabu di Taiwan, bertemu dengan seorang bandar.

Hal itu disampaikan Linda Pujiastuti alias Anita Cepu ketika diperiksa sebagai terdakwa perkara narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Linda, dirinya bersama Teddy Minahasa bertemu sebanyak tiga kali dengan bandar yang berada di Taiwan.

"Ke pabrik sabu," kata Linda di PN Jakbar, Rabu (15/3/2023).

Linda menjelaskan kekesalan yang dimaksud Teddy Minahasa karena gagal menjalankan pekerjaan di Laut China Selatan.

Dia mengatakan sudah meminta maaf kepada Teddy Minahasa akibat peristiwa tersebut.

"Betul (pabrik sabu). Jadi, katanya begini, 'kamu kenal nggak sama bandar di sana?', 'Ada, Pak Teddy'. Pak Teddy bilang, 'begini saja, kita ke sana. Kalau mereka mau kirim, kita kawal'. 'Maksudnya gimana, Pak?', 'ya, bilang saya buy 1 get 1', dia bilang begitu," jelasnya.

Mendengar hal tersebut, Linda berupaya menghubungi seorang bandar di Taiwan untuk meninjau perederan sabu-sabu tersebut.

Dia mencontohkan berkomunikasi dengan Mr X untuk mengirim sabu-sabu ke Indonesia.

"Contoh, misalnya Mr.x mau kirim ke Indonesia 1 ton. Jadi, 1 ton lewat, 1 ton kita tangkap. Namun, Pak Teddy nggak mau. Jadi, kalau 1 ton kirim ke sini, Pak Teddy minta fee Rp100 miliar. Jadi, saya ke sana bertemu dengan Mr.X waktu itu saya ketemu 3 kali di Taiwan dengan Pak Teddy," tambahnya.

Sementara itu, Linda menerangkan soal skema peristiwa di Laut China Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Linda, harga yang diminta Teddy Minahasa untuk 1 ton sabu-sabu sekitar Rp100 miliar, sehingga gagal.

"Kalau 1 ton, Pak Teddy mintanya Rp100 miliar, karena waktu itu terlalu mahal, akhirnya nggak jadi," imbuhnya. (lpk/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral