News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Separatis Rusia Bebaskan 10 Tahanan Dari Berbagai Negara Termasuk Dua Veteran Militer AS

Dua veteran militer AS yang menghilang tiga bulan lalu saat berperang melawan Rusia dengan pasukan Ukraina termasuk di antara 10 tahanan dikabarkan bebas.
Kamis, 22 September 2022 - 20:15 WIB
Kedua veteran yang hilang saat berperang melawan Rusia dengan pasukan Ukraina
Sumber :
  • apnews

Jakarta - Dua veteran militer AS yang menghilang tiga bulan lalu saat berperang melawan Rusia dengan pasukan Ukraina termasuk di antara 10 tahanan dan lima warga negara Inggris dikabarkan bebas.

Hal itu dilakukan oleh separatis yang didukung Rusia sebagai bagian dari pertukaran tahanan yang dimediasi oleh Arab Saudi.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alex Drueke (40) dan Andy Hyunh (27) dikabarkan hilang di wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina dekat perbatasan Rusia pada 9 Juni. Mereka diketahui menjalankan perjalanan ke Ukraina seorang diri dan menjadi teman karena keduanya berasal dari Alabama.

Penasehat Keamanan Nasional dari Presiden Joe Biden, Jake Sullivan mengatakan bahwa mereka menyambut kebebasan para tahanan dan berterimakasih kepada pemerintah Ukraina dan Arab Saudi mengamankan kebebasan para tahanan.

Antony Blinken seorang Menteri Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan bahwa dirinya sangat menghargai Ukraina, dan sangat berterimakasih kepada pemerintah Arab Saudi karena sudah mengamankan pembebasan 10 tahanan yang di dalamnya terdapat dua orang Amerika.

Kedutaan Saudi telah merilis negara mana saja dari 10 tahanan yang telah terbebas. Maroko, Amerika Serikat, Inggris, Swedia, dan Kroasia merupakan negara yang termasuk dalam kelompok itu.

Inggris mengatakan bahwa lima warga negara Inggris telah dibebaskan dan salah satunya adalah Aiden Aslin (28) yang telah dijatuhi hukuman mati setelah ditangkap di Ukraina Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu tahanan yang dibebaskan salah satunya adalah Brahim Saadon yang dijatuhkan hukuman mati setelah dituduh melakukan terorisme dan berusaha untuk membatalkan tatanan konstitusional.

Brahim ditangkap oleh seorang separatis yang didukung oleh Rusia pengadilan mengklaim dia adalah seorang tentara bayaran, sementara ayah Saadoun mengatakan dia telah terdaftar di tentara reguler Ukraina. (mg4/mut)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT